Kabut Asap Rugikan Bandara STS Jambi Rp3 Miliar

JAMBI, 1kata.com – Operasional Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, mengalami kerugian sebesar Rp3 miliar disebabkan lumpuhnya bandara tersebut akibat kabut asap melanda daerah itu, sekitar dua bulan.

“Itu kerugian yang ditimbulkan akibat kabut asap sekitar 2,5 bulan melanda Jambi. Kabut asap tebal itu menyebabkan operasional bandara lumpuh,” kata General Manager Angkasa Pura II Bandara STS Jambi Tamzil di Jambi, Sabtu (31/10/2015).

Kerugian senilai Rp3 miliar itu, kata dia menyebutkan belum termasuk kerugian airo dan gerai-gerai yang berada di bandara STS jambi.

Sementara itu dipihak lain, Tamzil menjelaskan saat ini aktifitas penerbangan di Bandara STS Jambi belum normal karena maskapai sudah melakukan pembatalan dari dan ke Jambi hingga 31 Oktober 2015, meski cuaca di daerah ini mulai membaik.

Dijelaskan, meski cuaca membaik, namun pesawat komersil tidak bisa langsung mengalihkan penerbangan ke Bandara Jambi karena mereka sudah terlebih dahulu menyatakan pembatalan rute karena kabut asap.

“Setiap maskapai sudah mengalihkan rute penerbangannya hingga 31 Oktober, jadi tidak bisa mereka langsung mendarat di Bandara Jambi,” kata Tamzil.

Ia menyatakan, cuaca dan jarak pandang di Jambi sudah aman untuk semua penerbangan, hingga hari ini baru satu pesawat komersil yakni LionAir yang ‘landing’ dan ‘take off’ dari Bandara utama Jambi.

Sumber: antara || editor: m. hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below