
BATAM, 1kata.com – Polda Kepri mulai melakukan latihan kesiapan pengamanan terhadap para calon kepala daerah yang akan menjadi peserta pemilihan umum serentak pada 9 Desember 2015.
“Seluruh satuan kerja yang bertugas dalam proses pengamanan pemilu sudah mulai mempersiapkan diri dengan berbagai latihan dan simulasi,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono, di Batam, seperti dikutip Antara, Sabtu (15/8/2015).
Salah satu persiapan yang dilakukan di Polda Kepri adalah latihan pengamanan terhadap calon gubernur dan wakil gubernur yang melibatkan unsur Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Pengamanan Objek Vital, Satuan Brimob, Biddokes Polda Kepri.
Dalam latihan itu, digambarkan iring-iringan mobil calon kepala daerah dihadang dan ditembaki oleh sekelompok massa yang ingin menggaggalkan pemilu.
Setelah ditembaki dalam perjalanan, polisi dengan sigap melindungi calon kepala daerah yang berada dalam mobil dengan formasi pengamanan empat sisi.
Sempat terjadi tembak menembak dan kontak fisik dengan sekelompok massa tersebut. Akhirnya, petugas berhasil mengamankan situasi sehingga pemilu tetap bisa dilaksanakan.
“Itu hanya salah satu saja. Satuan-satuan lain baik tingat Polda, Polres/Polresta, dan Polsek juga melakukan latihan. Nantinya akan dilakukan larihan gabungan menyeluruh,” kata dia.
Ia mengatakan, seluruh latihan atau simulasi yang dilakukan ditujukan agar mampu mencegah segala kemungkinan ancaman terhadap penyelenggaraan pemilu serentak tersebut.
“Meskipun berdasarkan informasi inteligen kemungkinan upaya kerusuhan pilkada di Kepri minim, namun semua harus diantisipasi sejak dini agar tidak benar-benar terjadi,” kata Hartono.
Pada 9 Desember 2015, Provinsi Kepri, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Natuna, Lingga, dan Anambas akan melaksanakan pilkada serentak. Dari seluruh wilayah hanya Kota Tanjungpinang yang tidak melaksanakan pilkada serentak.
Sumber: CR-04 || editor: m. hasyim


