
JAKARTA, 1kata.com – Sejumlah perusahaan asal Korea Selatan tertarik untuk mencatatkan sahamnya di Indonesia. Salah satu perusahaan jasa keuangan Korea Selatan, IDS Holding, menyampaikan perusahaan Korea cukup tertarik untuk mencatatkan sahamnya di Indonesia
“Pada prinsipnya Bursa Efek Indonesia cukup terbuka,” kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, usai pembukaan perdagangan saham oleh jajaran pejabat IDS Holding di Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Ia menambahkan, IDS Holding juga tertarik untuk melakukan bisnis jasa keuangan di Indonesia, karena kinerja industri pasar modal Indonesia yang cukup positif. Saat ini IDS Holding sedang melakukan proses akuisisi terhadap NC Securities.
“Beberapa investor dibawa oleh IDS Holding ke Indonesia, mereka sedang mencermati kondisi pasar modal Indonesia,” katanya.
Tito menjelaskan, NC Securities yang merupakan salah satu anggota bursa itu membawa investor dan sekuritasnya dari Korea. Pihak BEI dalam hal ini sebagai fasilitator yang membantu untuk menunjukkan bagaimana kinerja pasar modal Indonesia.
“Ada 20 orang Korea datang, mereka nanti akan bicara soal keaktifan bursa Indonesia dan beberapa emiten korea itu bilang kalau dimungkinkan mereka mau listing di indonesia,” jelas Tito.
Dengan usaha ini ia berharap literasi masyarakat terhadap pasar modal dan keuangan kian meningkat. Ia juga ingin agar pengetahuan bursa efek sebagai salah satu sarana investasi dan menabung jangka panjang bisa lebih meluas.
Sumber: CR-02 || editor: m. hasyim


