
JAKARTA, 1kata.com – Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung mengungkapkan ancaman penyalahgunaan narkoba semakin menggila.
“Untuk menekan angka narkoba peran orang tua sangat diperlukan,” kata Budi Tanjung, pada dialog interaktif meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba menuju Jakarta Selatan bersih narkoba (Jaksel Bersinar), yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaksel, Rabu (31/5/2023).
Lalu bagaimana cara orang tua melihat anaknya terpapar atau tidak dengan narkoba? Ini panduan praktis bagaimana caranya orang tua mendeteksi kemungkinan anaknya terpapar narkoba
1. Anak mulai tidak jujur
Salah satu ciri yang menonjol pada diri anak yang terpapar narkoba adalah sifat kejujurannya yang mulai pudar. Anak mulai suka berbohong pada orangtuanya, bahkan terkait urusan-urusan kecil.
2. Kurang ceria
Orang tua perlu mewaspadai jika sifat keceriaan anak mulai hilang. Biasanya anak yang terpapar narkoba berubah dari anak yang menjadi anak yang suka melamun dan murung.
Anak mulai sering membantah perintah orangtua. Bahkan, pengaruh narkoba dapat membuat anak suka mencuri uang atau barang-barang berharga yang ada di rumah.
3. Anak mudah tersinggung
Anak juga cenderung berubah menjadi pribadi yang emosional, sensitif, dan cepat ersinggung.
Kesalahan kecil dari orang lain dianggap sebagai masalah besar yang mengganggu kepentingannya.
4. Mata merah
Ada beberapa ciri fisik lainnya yang dapat dilihat pada anak yang terpapar narkoba.
Seperti, mata merah. Walaupun tidak semua mata merah berarti seseorang pengguna narkoba, tetapi hal ini menjadi ciri fisik yang paling sering terjadi untuk semua jenis pemakaian narkoba.
5. Keringat dan bau badan yang khas dan menyengat
Ciri fisik lainnya, biasanya pemakai narkoba berkeringat dan memiliki bau badan yang khas atau menyengat.
Karena mereka yang memakai putaw biasanya jarang mandi serta baju yang digunakan hanya itu-itu saja. Rambutnya pun lebih terlihat berminyak dan mudah rontok.
6. Fisik anak mudah lelah
Fisik anak yang mengonsumsi narkoba juga makin lemah. Sebab, pernapasannya akan lambat, sehingga anak mudah lelah karena mengambil napas cepat seperti setelah berolahraga.
Sumber: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: 1kata


