Paulus Waterpauw. (Foto: kumparan)JAKARTA, 1kata.com – Kapolda Papua Irspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengungkapkan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni memilih lebih sering di luar daerah karena merasa menjadi target Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Memang benar Bupati Intan Jaya sempat mengaku khawatir bila lama di wilayahnya karena ancaman KKB,” kata Waterpauw, di Jayapura, Selasa (9/2/2021) seusai pertemuan dengan panitia perayaan Injil Masuk di Tanah Papua.
Pengakuan Bupati Intan Jaya itu, Menurut Waterpauw, bisa dipahami karena yang bersangkutan yang merasakan langsung serta memahami situasi dan kondisi di wilayahnya.
Kendati demikian, kata Waterpauw, Bupati Intan Jaya senantiasa kooperatif terkait dengan kondisi keamanan yang terjadi, termasuk saat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya.
Ketika itu, menurutnya Bupati Tabuni juga berada di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya.
“Saya sudah meminta kepada Bupati Tabuni agar senantiasa melakukan koordinasi dengan para pihak sehingga tercipta situasi keamanan yang kondusif,” kata Waterpauw.
Ketika ditanya tentang pengungsian masyarakat dari beberapa lokasi di Intan Jaya, Waterpauw menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Kata dia, dari laporan yang diterima tidak ada warga yang mengungsi.
“Informasi tentang warga yang mengungsi itu hoaks. Kami akan menyelidiki siapa penyebarnya,” kata Waterpauw.
Sumber: CR-04
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


