Angkat Warisan Literasi Bangsa, Perpusnas Undang Dedi Mulyadi Sampaikan Pidato Kepustakaan

JAKARTA, 1kata.com – Untuk mengangkat kembali nilai-nilai penting dari warisan literasi bangsa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mengundang tokoh budaya dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada acara Ulang Tahun ke-45 Perpusnas.

Dedi Mulyadi yang saat ini ramai disebut-sebut sebagai Gubernur Konten itu, bakal diundang untuk menyampaikan pidato kepustakaan.

Menurut Kepala Perpustakaan Nasional RI, E. Aminudin Aziz, pidato kepustakaan ini merupakan salah satu upaya Perpusnas untuk mengangkat kembali nilai-nilai penting dari warisan literasi bangsa.

“Pidato kepustakaan ini temanya adalah memanfaatkan naskah kuno sebagai salah satu rujukan untuk membangun negeri,” kata Aminudin Aziz, pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Baca juga:

Aminudin Aziz mengatakan, naskah kuno bukan sekadar dokumen masa lalu, tetapi juga bisa menjadi rujukan strategis dalam merancang masa depan bangsa.

Sosok Dedi Mulyadi, lanjutnya, dipilih karena konsistensinya dalam melestarikan budaya dan manuskrip kuno.

“Karena yang kita tahu Kang Dedi Mulyadi, sangat peduli terhadap naskah kuno dan beliau menjadi salah seorang pegiat budaya yang tidak lepas dari kegiatan pelestarian budaya,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran Dedi Mulyadi nantinya akan menambah pengetahuan masyarakat akan budaya dan literasi kuno. Ini juga mendukung langkah Perpusnas yang terus menambah koleksi bahan bacaan.

Sementara itu, terkait sastra klasik, Aminudin Aziz menjelaskan, saat ini Perpusnas tengah merekonstruksi sastra-sastra klasik dari Bahasa Indonesia era lama menjadi Bahasa Indonesia sekarang.

Baca juga:

“Saya yakin generasi muda saat ini akan kesulitan membaca naskah klasik seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Siti Nurbaya, dan novel-novel seangkatannya. Karena itu, kami melakukan rekonstruksi agar naskah itu bisa dibaca dengan enak oleh generasi sekarang,” katanya.

Sementara itu, terkait perayaan HUT ke-45 Perpusnas, Aminudin Aziz mengungkapkan, pihaknya akan menggelar Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dan meluncurkan program Relawan Literasi Masyarakat (Relima).

KKN Tematik Literasi ini akan melibatkan 15 ribu mahasiswa dari perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke, yang akan diterjunkan ke seribu desa. Mahasiswa akan mengawal dan mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan buku dan bahan bacaan yang ada. Kegiatan ini diharakan akan meningkatkan indeks literasi bangsa.

Sedangkan program Relawan Literasi Masyarakat (Relima) akan diambilkan dari anggota masyarakat yang memiliki rekam jejak dalam menumbuhkan literasi di masyarakat atau mereka yang memiliki kiprah nyata dalam meningkatkan minat baca di masyarakat.

Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below