
JAKARTA, 1kata.com – Short movie FIFGROUP berjudul Fifi & Fandy menjadi cerminan hati seorang ibu yang begitu luas bagaikan samudra. Sosok ibu bukan hanya menjadi penguat di saat beban rumah tangga mulai berat, namun juga mampu menyembunyikan luka dan kepedihan yang mampu merusak keharmonisan rumah tangga.
Namun di saat seorang ibu menginginkan sesuatu, ibu akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan mimpinya, tanpa pernah melihat kemampuan yang dimiliknya. Seorang ibu akan mengejar bukan hanya dunia, namun juga akan mengejar surga yang dirindukannya.
Film pendek ini bukan hanya menceritakan tentang tekat anak-anak yang rela berkorban dan ingin mewujudkan mimpi sang ibu yang kandas karena penyakit. Tetapi juga menceritakan kegigihan seorang ayah yang tak pernah terucap dalam kata-kata, namun ada dalam realita.
Di saat ayah harus menghadapi tekanan ekonomi yang berat, di situ ibu menunjukkan kemampuannya mencarikan jalan keluar. Di saat itu pula, anak-anak rela mengorbankan mimpi indah tentang masa depan dan tanpa henti mencari solusi yang tak mengganggu kedua orang tua.
Hingga akhirnya, anak-anak dengan berbagai kesulitan dan beban hidupnya, berhasil mewujudkan mimpi orang tua, meski hanya salah satu yang terwujud, yaitu berangkat haji.

Film ini ingin menjelaskan bahwa setiap mimpi atau angan-angan duniawi, akan bisa terwujud dengan kerja keras, keberanian melangkah menghadapi tantangan dan juga memanfaatkan industri jasa keuangan, seperti FIFGROUP.
Seperti penggalan film saat kedua orang tua Fifi dan Fandy yang berhasil membeli sepeda motor lewat pembiayaan yang tergabung dalam Astra Finansial ini. Juga saat Fifi harus mengiklaskan bangku kuliah impiannya demi adiknya, Fandy. Untuk membiayai dunia pendidikan ini, ada peluang yang ditawarkan FIFGROUP.
Juga saat Fandy ingin mewujudkan mimpi almarhumah ibunya, yang telah merelakan tabungan haji miliknya habis untuk biaya kuliah, keinginan itu tetap terwujud karena ada pembiayaan di FIFGROUP.
Inilah pesan moral yang ada dalam film pendek ini, bahwa apa pun yang kita usahakan, semuanya pasti ada jalan keluarnya.
Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


