
JAKARTA, 1kata.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk memberikan bantuan tambahan bagi korban bencana alam Sumatra melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp500 juta.
Total bantuan kemanusiaan dari Sido Muncul untuk korban bencana Sumatra menjadi Rp1,4 miliar.
Sebelumnya Sido Muncul telah menyalurkan bantuan senilai Rp900 juta rupiah pada awal Desember 2025.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf, disaksikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dalam acara Temu Penyelenggara Filantropi dan Dunia Usaha Peduli Sumatera yang berlangsung di Gedung Aneka Bhakti, Jakarta, Rabu (10/12/2025) lalu.
Kemensos memastikan bantuan tersebut akan diteruskan kepada pemerintah daerah mulai dari bupati, wali kota hingga gubernur agar dapat dibagikan tepat sasaran kepada para korban. Dengan tambahan dari Sido Muncul, total dana yang dihimpun Kemensos kini mencapai Rp196,874 miliar.
Dalam kesempatan itu, Irwan Hidayat juga mengungkapkan rencana besar Sido Muncul pada 2026. Menjelang usia perusahaan yang ke-75 tahun, Sido Muncul akan lebih gencar mengkampanyekan pelestarian lingkungan dan pariwisata nasional.
Kampanye tersebut akan diwujudkan melalui iklan pariwisata, desain kemasan produk bertema destinasi wisata, serta pemanfaatan sejumlah lini bisnis seperti Hotel Tentrem dan Restoran Ayam Goreng Bima Yamgor.

“Tahun depan kami akan fokus pada kampanye lingkungan. Karena apa yang terjadi di Sumatra bukan hanya bencana alam, tetapi juga akibat ulah manusia, deforestasi, anomali cuaca, hujan berkepanjangan,” ujar Irwan.
Melalui kampanye tersebut, Sido Muncul ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga alam sekaligus mempromosikan wisata lokal.
“Saya ingin melakukan langkah nyata. Bukan hanya mengajak menjaga lingkungan, tapi juga mempromosikan wisata lokal lewat Kuku Bima Ener-G, packaging produk, Hotel Tentrem sampai box Bima Yamgor,” tambahnya.
Sido Muncul tercatat bukan kali pertama turun membantu penanganan bencana di Sumatra.
Pada awal bulan ini, perusahaan juga menyalurkan bantuan senilai Rp900 juta, termasuk produk Tolak Angin, Susu Jahe, dan Kopi Jahe melalui sejumlah mitra seperti Kodam Iskandar Muda, Kodam I Bukit Barisan, Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, PMI, BPOM, IDI, Keuskupan Agung Jakarta, Yayasan Orthopaedi Indonesia, hingga institusi Polri di tiga provinsi.
Perusahaan menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat dan konsisten memberikan bantuan bagi korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.
Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


