Pangeran Harry Bakal Terbang ke Inggris Tanpa Meghan Markle

JAKARTA, 1kata.com – Pangeran Harry dikabarkan akan berkunjung ke Inggris tanpa ditemani istrinya, Meghan Markle, pada musim panas tahun ini.

Seorang sumber mengatakan kepada harian Daily Mail bahwa Harry dijadwalkan datang pada bulan Juni untuk menghadiri sejumlah acara utama Kerajaan Inggris.

“Perlu ditekankan bahwa ada unsur ketidakpastian dari hal ini karena situasi Covid yang tidak dapat diprediksi, tetapi kemungkinan besar The Duke (Harry) akan kembali seorang diri,” kata sumber itu, seperti dikutip AceShowbiz.

Sumber itu melanjutkan, “Ini adalah keputusan yang pribadi dan mudah dilakukan oleh pasangan tersebut, tetapi pasti akan membantu para pengurus (kerajaan) mengetahui situasi yang kemungkinan besar akan sulit.”

Harry diperkirakan akan berada di Inggris sampai Juli. Pada bulan itu, ia bersama kakaknya, Pangeran William, ditugaskan untuk meresmikan patung ibunya, Putri Diana, di Istana Kensington.

“Yang Mulia menerangkan dengan sangat jelas bahwa ketika mereka meninggalkan Inggris, Harry dan Meghan masih merupakan anggota keluarga yang sangat dicintai dan akan sangat disambut menghadiri acara keluarga. Itu tetap berlaku,” kata sumber itu.

Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa biar bagaimanapun, kehadiran Harry ke Inggris nanti juga merupakan bagian dari diplomasi, mengingat hubungan yang menjauh beberapa waktu belakangan.

Harry dan Meghan memutuskan mundur sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Meski demikian, Harry dan Meghan masih menyandang gelar kehormatan mereka.

Setelah keputusan menghebohkan itu, mereka membeli mansion seharga US$14 juta dan membayar keamanan sendiri. Mereka bahkan mengembalikan uang pajak Inggris yang digunakan dalam merenovasi Frogmore Cottage. Bersama anaknya, mereka kini tinggal di Amerika Serikat.

Harry dan Meghan disebut tak berpeluang bisa kembali ke dalam Kerajaan Inggris di masa depan. Penulis yang juga pengamat Kerajaan Inggris, Robert Lacey, menilai keputusan mereka menjadi tanda perpecahan kerajaan yang sulit untuk dipersatukan kembali.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below