
JAKARTA, 1kata.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Bank Dunia mempercepat pelaksanaan proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI).
“Proyek JEDI sebanyak 1.058 saluran penghubung yang tersebar di wilayah Jakarta,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Seperti diketahui, proyek JEDI terbagi menjadi tujuh paket.
Paket 1, yaitu Sungai Ciliwung, Gunung Sahari dan Waduk Melati (termasuk Kali Gresik dan Kali Cideng Hulu). Paket itu dikerjakan oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta.
Paket 2 terdiri dari 2 subpaket, yakni 2A Cengkareng Drain dan 2B Kali Sunter Hilir. Keduanya dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PU-Pera.
Paket 3, yaitu Kali Cideng, Thamrin yang dikerjakan oleh Ditjen SDA Kementerian PU-Pera.
Paket 4, yakni Kali Sentiong Sunter, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan dan Waduk Sunter Timur III yang dikerjakan oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta.
Paket 5, yaitu Kali Tunjangan dan Kali Angke Bawah yang dikerjakan oleh Ditjen SDA Kementerian PU-Pera.
Paket 6, yakni Kanal Banjir Barat dan Kali Sunter Hulu yang dikerjakan oleh BBWSCC di bawah Ditjen SDA Kementerian PU-Pera.
Paket 7, yaitu Kali Grogol Sekretaris, Kali Jalekang-Pakin-Kali Besar dan Kali Krukut Cideng (termasuk Kali Krukut Lama) yang dikerjakan oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta.
Sumber: CR-02 | editor: m.hasyim


