
JAKARTA, 1kata.com – Selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) 2026, PT Pertamina Patra Niaga memproyeksikan penyaluran LPG meningkat sekitar 4% dan penyaluran minyak tanah (kerosin) diperkirakan naik 4,2% dibandingkan rata-rata normal.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Dumatubun, pada konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026), kenaikan konsumsi tersebut merupakan pola musiman yang lazim terjadi setiap Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Ini wajar karena dari sisi LPG pasti konsumsi meningkat, digunakan untuk kegiatan menjelang maupun saat hari raya, serta aktivitas selama Ramadan, terutama kebutuhan rumah tangga,” ujar Roberth.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, perseroan telah menyiagakan seluruh infrastruktur distribusi LPG di berbagai wilayah. Tercatat sebanyak 6.662 agen LPG disiapkan, terdiri dari 5.795 agen PSO (LPG subsidi 3 kg) dan 867 agen LPG non-subsidi.
Dari sisi sarana dan prasarana pengisian, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 757 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) guna memastikan pasokan tetap terjaga selama periode siaga. Tak hanya LPG, distribusi minyak tanah juga diperkuat melalui 223 agen, yang terdiri dari 199 agen subsidi (PSO) dan 24 agen non-PSO.
Roberth menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur distribusi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di tengah kenaikan konsumsi. “Ini menjadi satu rangkaian. Ketika ada kenaikan konsumsi, maka sarpras pengisian, jaringan distribusi, hingga supplier harus siap mengikuti pertumbuhan tersebut,” jelasnya.
Dengan proyeksi kenaikan penyaluran dan kesiapan infrastruktur yang telah disiagakan, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi LPG dan minyak tanah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 tetap aman dan lancar.
Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


