Bantu Korban Bencana Sumatra, Wali Kota Jaksel Kirim Bantuan dan Relawan

JAKARTA, 1kata.com – Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, melepas bantuan dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan menuju Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Jumat (26/12/2025).

Pelepasan bantuan dan relawan PMI yang dilakukan di halaman kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini, bertujuan untuk membantu masyarakat setempat yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.

“Untuk bantuan hari ini kita kirim berasal dari masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP), unsur pendidikan, akademisi, swasta, dan lain sebagainya,” ujar Muhammad Anwar, saat pelepasan.

Kepada para relawan PMI Jakarta Selatan yang bertugas, Anwar berpesan, untuk menjaga kesehatan, tetap berhati-hati di medan yang cukup sulit, dan dapat menjalankan tugas dengan baik serta membantu warga yang terdampak secara optimal.

“Bukan hanya terkait finansial, namun bantuan fisik juga diperlukan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan benar-benar sampai ke sasaran yang tepat,” terangnya.

Ketua DWP Jakarta Selatan, Diah Anwar, berharap, bantuan yang diberikan oleh semua unsur masyarakat ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kebutuhan yang bermanfaat, terutama sarana dan prasarana kehidupan sehari-hari warga yang terdampak.

“Kami DWP sudah menyerahkan semua bantuan melalui PMI. Kami ingin ini bermanfaat dengan baik, walaupun tidak bisa memulihkan sepenuhnya, setidaknya dapat meringankan beban sehari-hari mereka yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari menjelaskan, donasi yang terkumpul hasil sumbangsih seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencapai Rp 662.936.844.

Selain bantuan berupa uang, lanjut Mundari, PMI Jakarta Selatan juga mengirimkan 21 relawan dari PMR, SIBAT, KSR, serta unsur PMI lainnya.

“Semuanya berpadu untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Mereka bersama-sama akan bergerak ke lokasi bencana di Pulau Sumatra untuk mendistribusikan bantuan dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” bebernya.

Mundari menambahkan, sebelum berangkat, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan kepada seluruh aspek, mulai dari pembelian bantuan hingga kesiapan tenaga yang dikirim.

“Mereka akan melakukan aksi kemanusiaan di sana dengan dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim akan bertugas selama tujuh hari bergantian,” tandasnya.

Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below