JakCloth: Pakaian Bekas Impor Ilegal Matikan Industri Lokal dan Pekerjanya

JAKARTA, 1kata.com – Founder atau Pendiri Jakarta Clothing Expo (JakCloth) Achmad Ichsan Nasution, mengatakan, impor pakaian bekas ilegal berdampak bagi industri pakaian lokal dan pekerjanya.

“Karena industri pakaian lokal itu mempekerjakan dari hulu ke hilir, ya tukang jahit, tukang bahan, tukang washing, tukang plastik, tukang setrika, dan lain sebagainya. Ini bisa mematikan industri lokal,” kata Ucok, sapaan Achmad Ichsan Nasution, di Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Ucok menegaskan, impor pakaian bekas ilegal tidak mempekerjakan pekerja dalam negeri dari hulu ke hilir, dan justru membesarkan persaingan dengan produk pakaian lokal.

Baca juga: Impor Ilegal Pakaian Bekas Ancam UMKM dan Nasib 1 Juta Tenaga Kerja

“Kalau pakaian bekas ini tahu-tahu datengin barang tanpa cukai dan pajak, dan dijual dengan harga murah. Jadi berdampak dengan industri lokal, yang kalau dibandingkan pasti lebih tinggi harganya dari pakaian bekas impor,” ujar Ucok.

Sikap Pemerintah juga disuarakan melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang secara tegas melarang pakaian bekas impor ilegal, karena berdampak besar terhadap industri tekstil dalam negeri yang sebagian besar adalah UMKM.

Sumber: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: Humas KemenKopUKM

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below