Sistem Pengamanan Karaoke Inul Vizta Tak Layak

MANADO, 1kata.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Wilmar Marpaung menegaskan, sistem pengamanan tempat karaoke Inul Vizta yang terbakar pada Minggu (25/10/2015) dini hari, sangat tidak layak.

“Pengunjung di dalam ruangan tidak tahau kalau terjadi kebakaran. Tidak ada alarm kebakaran sama sekali,” kata Wilmar Marpaung, kepada wartawan di Manado, Senin (26/10/2015).

Karena itu, pihaknya sangat menyesalkan terjadinya kebakaran yang menelan korban tewas hingga 12 orang dan luka-luka 70 orang itu.

Berdasarkan pengungkapan para saksi, lanjut Kapolda, saat musibah terjadi karaoke sedang ramai pengunjung. “Diperkirakan pengunjung malam itu sampai antara 250 hingga 300 orang. Dalam kondisi ramai seperti ini, akan sangat berbahaya jika terjadi kebakaran di dalam ruangan,” katanya.

Api, lanjut Kapolda, diduga berasal dari toilet lantai dua di gedung berlantai tiga itu. Api awalnya sempatya sempat diketahui salah seorang karyawan Inul Vizta, Dewi Tawaris (22). Ia mengetahui ada apai dari salah seorang pengunjung yang berteriak-teriak.

Dewi berusaha memasamkan api menggunakan pemadam penyemprot api sambil terus meminta bantuan orang lain. Namun api semakin membesar dan merembet ke ruangan lain.

“Saat kebakaran terjadi di lantai dua, api dipadamkan dengan fire estinguisher yang berisi foam, tetapi api menjalar ke wallpaper dan makin membesar. Beberapa karyawan dan pengunjung berhasil menyelamatkan diri. Namun ada yang terjebak dalam kebakaran ini,” katanya.

Sumber: CR-15 || editor: m. hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below