
JAKARTA, 1kata.com – Kepala Kantor (Kakan) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan (Jaksel) Avi Harnowo menegaskan pihaknya bersama Polda Metro Jaya siap mengganyang habis para mafia tanah yang berkeliaran di wilayah hukum Jakarta Selatan.
“Dalam waktu dekat, kami bersama Polda Metro Jaya akan membuat MoU terkait mafia-mafia tanah dan pungli. Kita akan berantas semuanya,” kata Avi Harnowo, saat silaturahmi dengan PWI Koordinatoriat Jakarta Selatan, di Jakarta, Selasa (14/8/2018) malam.
Avi mengakui, pihaknya sering mendengar adanya keluhan dari masyarakat, bahwa ada pungutan di luar ketentuan yang diminta oleh pihak-pihak tertentu yang sedang melakukan pengurusan sertifikat tanah.
Pungutan itu terkait Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL). Pihak-pihak yang melakukan pungutan liar itu, menurutnya, meminta warga yang mengurus untuk membayar sejumlah uang.
Padahal, lanjutnya, Program PTSL sudah dianggarkan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta dan pemeritah pusat. Khusus Pemda DKI Jakarta sudah mengibahkan anggaran Rp120 miliar untuk seluruh Jakarta termasuk Kepulauan Seribu, sedangkan khusus Jaksel mendapat Rp6.514.278.000 dan untuk 20 ribu bidang tanah ditambah target dari APBN untuk 20 ribu bidang tanah Rp6.307.700.000.
Ia meminta kepada masyarakat yang masih kurang paham Progam PTSL segera datang sendiri untuk berkonsultasi ke kantor BPN.
“Di sana (BPN) sudah disediakan petugas untuk menjelaskan proses pembuatan sertifikat melalui Progam PTSL, jadi informasi yang di dapat sangat akurat, usahakan jangan pakai jasa calo, sebab progam ini sangat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan hak kepemilikan tanah,” ucapnya.
Avi berharap, dengan adanya pemaparan dan pertemuan malam ini kawan media sudah jelas mendapatkan informasi dari kami.
“Saya berharap informasi ini sampai ke masyarakat jangan cuma sampi disini saja. Jangan sampai masalah kecil bisa memperlambat progam yang besar, bila nanti di lapangan ada informasi tolong konfirmasi ke kami dulu supaya informasinya berimbang,” katanya.
Ketua Koordinatoriat PWI Jaksel Edi Kuswanto, menyambut baik sikap BPN yang memberikan penjelasan secara resmi kepada media. Dengan demikian, informasi ini bisa disajikan kepada masyarakat dengan baik.
“Semoga ini menjadi sarana perbaiakn bagi semua pihak,” katanya.
Sumber: mbelung
Editor: m.hasyim


