
JAKARTA, 1kata.com – PT Bank BRI Syariah (BRI Syariah) mengelola dana haji sebesar Rp7 triliun. Dana tersebut berasal dari 45.800 rekening.
“Dari jumlah itu, sekitar Rp4,7 triliun merupakan dana haji hasil limpahan dari induk usaha yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI),” kata Direktur Utama BRI Syariah, Mochamad Hadi Santoso, di Jakarta, Sabtu (27/6/2015).
Sampai Juni 2015 ini, BRI Syariah telah melakukan pelunasan Tabungan Haji tahun 2015 sebanyak 25.216 jamaah atau setara dengan 92 persen dari total jamaah haji sebanyak 27.344 orang jamaah.
BRISyariah terus melayani jamaah haji yang akan menyetor biaya penyelenggaraan ibadah haji sehingga diharapkan akan terus bertambah sampai dengan ditutupnya batas waktu pendaftaran haji tanggal 30 Juni 2015. Menurut Hadi, tahun 2015 merupakan tahun keenam perseroan berperan sebagai BPS BPIH.
Ia mengakui, jumlah tahun-tahun lalu tidak sebanyak tahun ini. “Alhamdulillah dengan dukungan seluruh lini kantor cabang BRISyariah, kami dapat memberikan layanan terbaik untuk jamaah haji reguler maupun jamaah haji khusus,” kata Hadi.
Perseroan pun melakukan bisnis proses yang dibuat lebih praktis untuk mempercepat proses setoran ibadah haji dapat diterima lebih cepat oleh Siskohat Kementerian Agama dengan cepat serta jangkauan layanan luas BRISyariah yang saat ini jumlah cabang mencapai 271 di seluruh Indonesia.
Tabungan Haji BRI Syariah sendiri, lanjutnya, bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Hadi menjelaskan, setoran awal tabungan sebesar Rp50 ribu, dengan gratis biaya administrasi bulanan.
“Tabungan Haji juga bisa dibukakan untuk anak-anak sehingga dapat mempersiapkan dana haji jauh-jauh hari,” katanya.
sumber : CR-02 || editor : m. hasyim


