
JAKARTA, 1kata.com — Status PT Prima Master Bank atau Bank Prima turun jadi bank perkreditan rakyat (BPR) karena memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pada tahun lalu ada 37 bank umum swasta nasional (BUSN) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang memiliki modal inti kurang dari Rp3 triliun.
Sejumlah bank umum selanjutnya melakukan berbagai aksi korporasi untuk memenuhi ketentuan OJK, seperti penerbitan saham baru, pembentukan kelompok uaha bank (KUB), penggabungan, pengambilalihan, maupun mengundang mitra strategis.
Hingga batas waktu yang telah ditentukan untuk bank umum, yakni 31 Desember 2022, bank banyak yang telah memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.
Baca juga: Bank Mandiri Optimistis Transaksi Kartu Kredit Bakal Naik
“Hanya terdapat satu BUSN yaitu PT Prima Master Bank yang belum memenuhi modal inti minimum sampai batas waktu sebagaimana diatur dalam ketentuan,” kata Direktur Humas OJK Darmansyah dalam keterangan tertulis pada Selasa (10/1/2023).
Sesuai dengan aturan, Bank Prima Master pun turun kasta menjadi BPR. Dalam Rapat Dewan Komisioner per 4 Januari 2023, OJK telah menetapkan perubahan izin usaha bank umum menjadi BPR terhadap Bank Prima Master.
OJK mengungkapkan bahwa sebelum menurunkan kasta bank, OJK melakukan pengawasan dan pembinaan, termasuk memberikan waktu yang cukup kepada pemegang saham dan pengurus Bank Prima Master untuk menentukan strategi pemenuhan modal intinya.
“OJK senantiasa menekankan pentingnya pemegang saham pengendali dan pengurus mempunyai integritas, kompetensi dan kelayakan keuangan sehingga industri perbankan diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Darmansyah.
Baca juga: Anda Sering Terbangun dan Pipis di Tengah Malam? Ini Penyebabnya
Sementara itu, dengan berubahnya status Bank Prima Master menjadi BPR, seluruh nasabah dan masyarakat masih tetap dapat melakukan transaksi perbankan serta simpanan masyarakat dan tetap dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum terpaksa turun kasta karena gagal memenuhi ketentuan modal inti, Bank Prima Master sering dikabarkan akan diakuisisi oleh pihak asing.
Menurut laporan DealStreetAsia, perusahaan finansial teknologi (fintech) asal China yakni Jianpu Technology Inc. disebut sudah dalam tahap pembicaraan untuk mengakuisisi sebagian saham dari Bank Prima.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga sempat dikabarkan berminat mengakuisisi saham yang cukup besar di Bank Prima.
Sumber: CR-01
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


