Tol Cisumdawu Masih Terkendala Pembebasan Lahan

BANDUNG, 1kata.com – Pembebasan lahan masih menjadi kendala utama perampungan pembangunan proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

“Kami telah mengoordinasikan dengan pihak terkait soal percepatan pembebasan lahan jalan tol tersebut,” ujar Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Bandung, Jumat (21/6/2019).

Menurut dia, pembebasan lahan yang saat ini tengah digenjot adalah untuk seksi satu Cileunyi-Rancakalong karena seksi ini merupakan pintu masuk awal tol yang dapat menentukan kapan tol tersebut dapat dioperasikan.

“Seksi satu Cileunyi-Rancakalong memang pintu masuk awal yang harus segera dituntaskan. Informasi terakhir, pembebasan lahan di seksi ini sudah 70 persen,” tutur Iwa.

Ia mengatakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan seksi satu jalan tol tersebut adalah adanya pembagian skema pendanaan dengan pihak Pemprov Jabar.

“Saat ini ada pembagian pendanaan dan pembiayaan oleh pemerintah di seksi satu dan oleh BUJT atau Badan Usaha Jalan Tol untuk seksi tiga sampai empat. Seksi satu harus selesai duluan supaya bisa cepat digunakan meksipun belum selesai sepenuhnya, karena itu akses,” ungkapnya.

Adapun pembangunan seksi dua Rancakalong-Sumedang sepanjang 17,35 kilometer saat ini dan pembebasan lahannya sudah di atas 90 persen dan konstruksi sudah lebih dari 70 persen.

“Yang membanggakan saat evaluasi tadi itu seksi tiga Sumedang-Cimalaka, pembebasan lahan sudah hampir 100 persen, konstruksi sudah lebih dari 60 persen,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan target perampungan Tol Cisumdawu adalah Desember 2020 dan untuk mengejar target tersebut, pembebasan lahan Perhutani di seksi lima dan enam juga akan segera dikoordinasikan.

Sumber: rifqa
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below