
JAKARTA, 1kata.com – Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menjadi daerah yang rawan timbul konflik dalam Pilkada Serentak 2015 pada 9 Desember mendatang.
Kepolisian, TNI, dan Badan Intelijen Negara (BIN) mampu mengatasi segala kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pilkada serentak di 269 daerah, termasuk di Nias Selatan.
“Kami melihat bahwa paling rawan ada di Kabupaten Nias Selatan, namun kami anggap potensi kerawanan di sana masih dalam kategori yang masih bisa ditangani,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan, di Jakarta, Jumat (16/10/2015).
Menurut Luhut, dirinya yakin Kepolisian, TNI, dan BIN mampu mengatasi segala kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pilkada serentak di 269 daerah, termasuk di Nias Selatan.
“Kami masih mampu mengendalikan pilkada serentak dengan bantuan dari Kepolisian, TNI, dan BIN,” kata Luhut yang juga pernah menjabat Kepala Staf Kepresiden dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Sumut menjadi perhatian serius Bawaslu karena menjadi provinsi yang paling banyak menyelenggarakan pilkada serentak yakni 23 kabupaten/kota.
Sedangkan daerah lain tidak sebanyak itu, termasuk Provinsi Jawa Tengah yang menyelenggarakan pilkada di 21 kabupaten/kota.
Sumber: CR-09 || editor: m.hasyim


