Ini Fakta-fakta Video Mesum Kebaya Merah

JAKARTA, 1kata.com – Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim Kombes Farman memastikan jika pihaknya telah menangkap dua aktor video mesum wanita kebaya merah.

Pelaku ditangkap di sebuah rumah kos-kosan di kawasan Medokan, Surabaya, pada Minggu (6/11/2022) malam. Pelaku laki-laki berinisial ACS kelahiran Surabaya dan satu orang perempuan berinisial AH kelahiran Malang.

Berikut ini fakta-fakta menarik terkait video mesum kebaya merah yang dirangkum redaksi:

Kebaya bergaya Bali tapi bukan di Bali

Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, pelaku wanita video mesum ini mengenakan kebaya merah yang diduga kuat mengenakan model kebaya khas Bali.

Meski demikian model kebaya ini tidak bisa serta merta menjadi bahan bukti bahwa sosok perempuan kebaya merah berasal dari Bali.

“Kalau kita hanya melihat dari pakaian baju kebaya yang digunakan pemeran perempuan tidak bisa juga kita bilang mereka orang Bali atau video itu terjadi di Bali,” ucap Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Setelah sempat diduga berlatar lokasi Bali, publik akhirnya mendapatkan fakta baru. Ternyata lokasi pembuatan video viral wanita kebaya merah berada di Surabaya.

Terungkap bahwa video berdurasi 16 menit tersebut dibuat di kamar 1710, di sebuah hotel di Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya.

Manajemen hotel telah mengakui hal tersebut. Namun, mereka meminta agar nama hotel maupun identitasnya tidak diekspos dan hanya menggunakan inisial.

“Kalau melihat foto dan video dari polisi, benar itu di hotel ini. Lantai 17 nomor 10. Tapi di pintu tulisannya nomor 1710,” terang BG, salah satu manajemen hotel kepada wartawan, Sabtu (5/11/2022).

BG menjelaskan, dari video dan foto yang ditunjukkan polisi, memang hanya kamar tersebut yang memiliki wallpaper bergambar orang berjalan di tepian sungai.

Selain itu, view luar hotel yang bisa dilihat dari jendela sama persis dengan potongan video wanita kebaya merah.

“Setiap kamar lukisannya (wallpaper) berbeda. Setiap jendela juga pemandangannya berbeda. Kalau sesuai di foto dan video, cuma kamar ini (1710) yang ada lukisan itu,” tambah BG.

Ada skenario

Netizen menyebut bahwa adegan yang dilakukan dalam video seks berdurasi 16 menit tersebut menggunakan skenario, karena seperti adegan film porno.

Sebelum terjadi adegan mesum, pemeran perempuan mengetuk pintu kamar mandi. Perempuan itu berkata, “Permisi, ini asbaknya pak,”. Lalu, keluarlah seorang pria yang hanya memakai handuk.

Pria itu juga sudah memakai topeng serupa. Pria itu meminta si cewek menaruh asbak, sekaligus membersihkan lantai dan sempat bertanya soal umur.

Wanita berkulit putih ini pun menjawab dirinya berusia 24 tahun. Pada saat pemeran perempuan itu mengelap lantai, pria tersebut malah meraba bokongnya dan melakukan adegan mesum sambil direkam.

Bukan hanya itu, aksesoris topeng hitam yang dikenakan oleh wanita pemeran utama juga jadi bahan perbincangan. Wanita kebaya merah diketahui mengenakan topeng hitam yang menutupi mata.

Sementara laki-laki berhanduk putih yang menjadi ‘pasangan seks’nya memakai topeng emas. Diduga hal ini menjadi salah satu inisiatif dari kedua pemeran utama video viral kebaya merah untuk menutupi identitasnya.

Direkam pada bulan Juli

Lantas kapan video itu direkam? Video vulgar tersebut diperkirakan telah dibuat sejak beberapa bulan lalu.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Wardi Waluyo mengatakan berdasarkan analisa pihak kepolisian, video itu dibuat pada bulan Juli 2022.

“Video tersebut dibuat sekitar bulan Juli di hotel sekitar Gubeng, lantai 17,” kata AKP Wardi Waluyo, Minggu (6/11/2022).

Sumber: CR-03
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below