Sido Muncul Ekspor Minyak Atsiri, Irwan Hidayat: Sesuai Anjuran Pemerintah

JAKARTA, 1kata.com – Direktur Marketing Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengatakan ekspor perdana minyak atsiri sebanyak 61 ton ke Prancis oleh PT Semarang Herbal Indoplant (SHI) yang juga anak perusahaan Sido Muncul, menjadi langkah awal sekaligus upaya dalam mendukung pemerintah.

“Ini pertama kali kita ekspor sendiri,” kata Irwan Hidayat dalam acara pelepasan Export Perdana Atsiri ke Prancis, Jumat (29/10/2021).

Irwan menambahkan, tentunya ini menjadi sebuah langkah awal. Langkah ini sesuai dengan anjuran pemerintah semua harus diolah di dalam negeri supaya kita juga mendapat manfaat.

“Memang jumlahnya nggak banyak, tapi sebagai awal okelah. Semoga nanti pembeli makin lama makin besar, kebutuhannya makin banyak, bukan cuma minyak nilam tapi juga minyak lain,” ungkapnya.

Ke depan, Irwan mengatakan pihaknya akan terus berupaya mengembangkan produksi minyak atsiri. Salah satunya dengan mengembangkan bibit atsiri melalui Research Center. Selain itu, ia mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan para petani jika kebutuhan ekspor minyak atsiri terus meningkat.

“Kami juga telah membuat Research Center untuk membuat merekayasa menyilangkan tanaman rempah-rempah agar menghasilkan zat aktif dan minyak atsiri lebih baik. Karena sekarang minyak atsiri targetnya 1%, siapa tau kalau disilangkan dan ditemukan bibit yang lebih baik bisa 1,1% atau lebih,” katanya.

“Kalau nanti ekspor kebutuhannya banyak, nanti kami akan bekerja sama dengan petani dan kelompok masyarakat. Supaya nanti di pedesaan juga maju karena ada pasarnya,” katanya.

PT SHI didirikan sejak tahun 2010, menjadi industri ekstrak bahan alam (IEBA) yang mendukung mata rantai produksi Sido Muncul dalam meningkatkan mutu dan standarisasi bahan baku dalam bentuk ekstrak.

Dengan area seluas 13 hektare, PT SHI mampu memproduksi lebih dari dari 1.000 ton ekstrak per tahun. PT SHI juga memiliki berbagai alat modern seperti alat pengolah bahan mentah, penyaringan air, peralatan ekstraksi dinamik, vakum suhu rendah, pelarut ekstraksi, purifikasi ekstrak sistem cair-cair dengan Liquid-liquid extraction (LLE) dan fasilitas destilasi minyak atsiri.

Sebelumnya PT SHI hanya melayani proses ekstraksi untuk Sido Muncul saja. Kami telah melakukan reorganisasi dengan membentuk dua divisi yang menjadi sumber pendapatan bagi PT SHI, yaitu Divisi Ekstraksi dan Divisi Atsiri.

Sumber: itte tolly
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below