Rp 21,9 Triliun Relaksasi Kredit bagi Nasabah Astra Financial

JAKARTA, 1kata.com – Director In Charge Astra Financial Suparno Djasmin, mengungkapkan berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah yang berinisiasi memberikan stimulus ekonomi untuk segera kembali ke situasi normal.

Karena itu, sejak terjadinya pandemi virus corona, perusahaan pembiayaan Astra Financial telah melakukan relaksasi kredit konsumen dengan total mencapai Rp 21,9 triliun. Nilai relaksasi ini untuk 792 ribu nasabah.

Suparno Djasmin, dalam siaran pers Kamis (21/5/2020) mengungkapkan, angka itu terhitung hingga tanggal 17 Mei ini, yang didapat dari seluruh konsumen pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua.

Jumlah pembiayaan Astra Financial yang direstrukturisasi mencapai 41 persen dari total restrukturisasi di industri pembiayaan nasional.

“Sejak awal, kami berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah yang berinisiasi memberikan stimulus ekonomi untuk segera kembali ke situasi normal,” kata Suparno Djasmin.

Ia menambahkan, arahan dari pemerintah dan OJK kami komunikasikan kepada para nasabah di seluruh lembaga keuangan di Astra Financial.

Menurut Suparno Djasmin yang juga Direktur PT Astra International Tbk itu, sejak program relaksasi diluncurkan pada 24 Maret 2020, sebanyak 183 perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) ikut berkontribusi.

Tiga di antara 183 perusahaan itu adalah perusahaan pembiayaan ritel milik Astra Financial, yaitu ACC dan TAF untuk pembiayaan kendaraan roda empat serta FIFGroup untuk pembiayaan kendaraan roda dua.

Menurut data OJK pada 17 Mei 2020, perusahaan pembiayaan telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp52,9 triliun dari 1.793.352 kontrak yang disetujui oleh perusahaan pembiayaan.

Sehingga nilai restrukturisasi tiga perusahaan pembiayaan Astra Financial mencapai 41 persen dari total industri pembiayaan di Indonesia.

Sumber: itte tolly
Editor: m.hasyim
Foto: 1kata.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below