Koperasi Pedami Semakin Berkembang Berkat LPDB-KUMKM

JAKARTA, 1kata.com – Koperasi Konsumen Pedami semakin berkembang dengan adanya bantuan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Koperasi ini merupakan koperasi karyawan PT Air Minum Bandarmasih (PERSERODA) Kota Banjarmasin yang didirikan pada tahun 1958. Awal pendiriannya bernama koperasi karyawan PESAMI, hingga akhir 2022 memiliki total anggota sebanyak 637 orang dan karyawan sebanyak 257 orang.

Koperasi primer tingkat provinsi ini memiliki dua sektor unit usaha, yakni unit usaha simpan pinjam yang melayani kebutuhan anggota seperti penyimpanan uang dan pembelian barang.

Serta unit usaha umum (induk) yang terdiri dari pengadaan barang dan jasa yang melayani secara mandiri kebutuhan di luar keperluan anggota.

Baca juga: Empat Tersangka Kasus Dana Bergulir LPDB-KUMKM Segera Disidangkan

Banyaknya jenis usaha dibidang perdagangan dan jasa, serta bertambahnya kebutuhan modal kerja anggota, menjadi alasan utama Koperasi Konsumen Pedami memutuskan untuk mengajukan pembiayaan ke LPDB-KUMKM.

Tambahan modal usaha berbunga rendah tersebut dimanfaatkan koperasi untuk pengadaan barang, khususnya Poly Aluminium Chloride (PAC), Water Meter dan Paket Sambungan Rumah.

Melalui masa-masa berat akibat terjangan pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir, tidak membuat koperasi putus asa dan berhenti berusaha.

Diketuai oleh Irwan Firmana, koperasi mulai bangkit dan aktif kembali untuk melakukan ekspansi usaha khususnya setelah mendapat suntikan modal LPDB-KUMKM.

Perlahan usaha mulai berjalan, mulai dari unit usaha pengadaan barang dan jasa, penjualan bahan kimia, water meter, aksesoris, pekerjaan teknik, pelayanan pelanggan, hingga jasa usaha lain seperti pengadaan kendaraan roda dua, roda empat, dan cleaning service.

Baca juga: Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan Polisi, BEM UI: Timsus Polda Metro Tak Profesional

“Koperasi awalnya mengetahui informasi mengenai LPDB-KUMKM melalui Dinas Koperasi dan UKM yang memberikan arahan untuk koperasi mengajukan pinjaman sebagai tambahan modal kerja. Tak berhenti di situ, kami juga menelusuri lebih dalam terkait LPDB-KUMKM melalui laman internet (google) untuk mengetahui cara mengakses pinjaman/pembiayaan berbunga rendah,” ujar Irwan Firmana.

Irwan menuturkan, melalui bimbingan dan pembinaan dari tim LPDB-KUMKM, koperasi memperoleh guliran dana pinjaman sebesar Rp5 miliar pada November 2022.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyampaikan bahwa tahun 2023 merupakan tahun optimisme bagi Indonesia.

Kendati isu resesi ekonomi terus menghantui pelaku usaha di tahun ini, namun dirinya yakin pemerintah tidak tinggal diam dan terus menciptakan kebijakan-kebijakan ekonomi guna mengantisipasi potensi isu tersebut.

“LPDB-KUMKM sebagai perpanjangan tangan pemerintah diamanahkan untuk mendampingi pelaku-pelaku usaha koperasi dan UMKM,” katanya.

Sumber: joko
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below