
JAKARTA, 1kata.com — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru senilai Rp2,2 triliun hingga November 2025 di wilayah Bali—Nusa Tenggara (BNT).
Berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Kamis (25/12/2025), angka pembiayaan baru itu mencerminkan pertumbuhan 12% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan kontribusi sebesar 6% terhadap total pembiayaan nasional Adira Finance.
Ada pun, kinerja tersebut ditopang oleh portofolio pembiayaan yang solid, dengan komposisi 81% pembiayaan otomotif dan 19% nonotomotif.
“Dominasi sektor otomotif mencerminkan peran Adira Finance dalam mendukung mobilitas masyarakat di Bali dan Nusa Tenggara, sekaligus diimbangi dengan diversifikasi layanan pembiayaan untuk menjawab kebutuhan finansial yang semakin beragam,” tulis Adira Finance.
Sementara itu, Kepala Wilayah Bali Nusa Tenggara Adira Finance Basuki Tri Rahardjo mengungkapkan strategi yang dilakukan perusahaan untuk mendongkrak pembiayaan baru.
Strategi tersebut dilakukan melalui acara Adira Fun Run dan Adira Expo yang digelar di Denpasar pada 21 Desember 2025. Adira Fun Run ini merupakan bagian dari selebrasi HUT ke-35 perusahaan.
Sementara itu, Adira Expo dengan tema “Serba Cuan” 2025 menampilkan berbagai pameran dan displaykendaraan seperti mobil, sepeda motor, hingga sepeda listrik. Beragam promo juga ditawarkan melalui pameran ini.
“Melalui Adira Fun Run dan Adira Expo, kami ingin menghadirkan inovasi yang lebih dekat dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi kami untuk memperkuat engagement, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Basuki.
Sebagai informasi, per Oktober 2025 Adira Finance memiliki 851 jaringan usaha yang terdiri dari kantor cabang dan kantor perwakilan. Lebih dari 61% jaringan berada di luar Pulau Jawa.
Sementara itu, perusahaan yang berdiri pada 1990 ini telah melayani sekitar 2,6 juta pelanggan aktif di seluruh Indonesia. Untuk diketahui, pembiayaan baru Adira Finance per Agustus 2025 mencapai Rp23 triliun.
Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


