Pengamat: Dua Pendekatan untuk Gafatar

JAKARTA, 1kata.com – Pengamat ketahanan nasional Prof Iskandar Agung, mengungkapkan, pemerintah tak boleh lengah menghadapi gerakan seperti Gafatar.

“Jangan sampai pengikut gerakan ini menjadi sedemikian meluas dengan anggota yang besar,” kata Prof Iskandar Agung, di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Karena itu, pemerintah bisa melakukan dua pendekatan secara langsung kepada pimpinan dan pengurus Gafatar. Hal ini dilakukan agar faham gerakan ini bisa diredam.

Iskandar Agung menambahkan, jika pemerintah ingin mengeliminasi gerakan ini, bisa dilakukan dengan soft approach dan hard approach. Soft approach, lanjut Iskandar Agung, diterapkan kepada anggota aliran ini. Sehingga mereka tidak terjerumus terlalu dalam dan menyadari kekeliruannya.

“Pada langkah ini, peran tokoh agama, ulama dan akademisi, bisa dilibatkan untuk membuka penyadaran ini,” katanya.

Tapi juga perlu dilakukan hard approach berupa penindakan menurut hukum yang berlaku, khususnya bagi mereka yang memegang peran kunci dalam gerakan ini. “Polisi bisa terlibat di dua pendekatan ini, tapi yang terutama adalah penindakan yang tegas,” katanya.

Selain itu, tambah Iskandar Agung, Gafatar perlu dilihat dari anggaran dasar/anggaran rumah tangganya dan tujuannya, serta kegiatan yang diwujudkan.

Sumber: CR-07 | editor: m.hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below