
JAKARTA, 1kata.com – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengungkapkan, kunci keberhasilan pelaku bisnis startup dan wirausaha pemula harus memiliki lima poin penting.
Kelima poin penting itu adalah pengetahuan, skill, networking, menangkap peluang, dan sikap perilaku.
“Meski kita berhasil lulus kuliah dengan cum laude, belum tentu berhasil secara ekonomi,” kata Agus, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/2/2018).
Menurut Agus, lima kunci tersebut harus dimiliki karena saling terkait satu sama lain.
“Pengetahuan tanpa skill, masih belum cukup untuk mencapai keberhasilan secara maksimal. Dengan skill tinggi kita bisa menciptakan brand yang dikenal punya pengaruh yang kuat dalam memasarkan produk dari seseorang sebagai pelaku bisnis startup,” kata Agus.
Tapi pengetahuan dan skill, lanjutnya, juga akan lebih baik bila startup memiliki networking bisnis yang luas. Begitu pula bila perlu memiliki kemampuan lebih untuk menangkap peluang yang ada.
“Dan yang tak kalah penting adalah sikap perilaku seorang startup, yang juga bisa menentukan sukses tidaknya kita dalam berbisnis kedepan,” kata Agus.
Dalam mengembangkan dan memajukan bisnis startup di Indonesia, lanjut Agus, Kemenkop dan UKM memiliki program strategis dalam hal mencari bakat wirausaha di kalangan anak muda, yaitu melalui pelatihan, kompetisi, pemberian award, hingga pemberian kemudahan (fasilitas).
“Tahun ini kita akan menjaring ribuan wirausaha pemula yang nantinya akan kita beri permodalan maksimal Rp13 juta per orang,” katanya.
Ia menambahkan, kita juga ada kredit usaha rakyat atau KUR dengan bunga 7% per tahun dan dana bergulir dari LPDB KUMKM dengan bunga 4,5% per tahun.
“Kemenkop dan UKM juga memiliki program pelatihan kewirausahaan,” papar Agus lagi.
Sebelumnya, Agus Muharram hadir pada acara National Startup Summit (NSS) 2018 dengan tema Startup for All, di Convention Hall ICE, BSD City, Tangerang, Selasa (6/2/2018).
Sumber: itte | editor: m.hasyim


