Formula EJAKARTA, 1kata.com – Konsep gelaran Formula E di Jakartayang rencananya di gelar malam hari terancam batal.
Menurut Kepala Sekertaris Perusahaan JakPro Syachrial Syarif, konsekusinya sangat besar apabila gelaran Formul E di gelar malam hari.
“Konsekuensinya besar kalau malam. Biayanya pasti lebih besar, penerangan harus optimal, konsekuensi penerangan itu macam-macam,” kata Syachrial kepada awak media, Kamis (12/1/2023).
Baca juga: Awal Juli Mendatang, Formula E Kembali Digelar di Jakarta
Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih fokus membahas penyelenggaraan Formula E digelar siang hari.
Sebab, penyelenggaraan Formula E 2022 lalu menjadi acuan JakPro untuk menyuguhkan ajang balap mobil listrik dapat berlangsung kembali di Jakarta.
“Mungkin bagus juga kita malam, tapi sampai hari ini belum (ditentukan) masih kita siapkan yang siang,” tuturnya.
Adapun, kata Syachrial penyelenggaraan ajang balap mobil listrik (Formula E) 2023 di Jakarta akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Juni 2023. Informasi itu pun disiarkan dalam situs resmi ABB FIA Formula E Operation (FEO).
Baca juga: Kondisi Terakhir Venna Melinda, Verrell Bramasta: Mama Masih Syok
“Kami saat ini berkoordinasi intensif dengan FEO dan tahap akhir persiapan tim yang akan bertugas dalam perhelatan tahun ini,” tandasnya..
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta 2022 pada saat itu, Ahmad Sahroni berharap ajang balapan mobil listrik tahun depan digelar malam hari atau night race.
Karena, ia menyebut ada hal yang menarik jika gelaran balap mobil listrik internasional tersebut di gelar malam hari
Sumber: CR-01
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


