
SELAYAR, 1kata.com – Bripda Andira Winata Nur, menemukan dunianya saat bertugas di Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kepulauan Selayar.
Kecintaannya akan laut, ikan dan terumbu karang, justru ia dapatkan saat menjadi polisi wanita (polwan). Ia bisa memadukan dunia polisi dan dunia laut dalam sebuah genggaman.
Bagi Andira, dunia kepolisian bukanlah dunia baru baginya. Karena ayahnya adalah seorang anggota polisi dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol). Sebagai putri ke-3 pasangan Kompol Muh Tahir dan ibu Ramlah, ia terobsesi dengan kegagahan dan kehebatan polisi.
“Sewaktu kecil, saya selalu bangga melihat bapak pakai seragam polisi. Gagah dan hebat. Saya ingin jadi polisi,” kata Andira, di Selayar, Jumat (4/9/2015).
Karena kecintaan akan dunia bhayangkara itu telah tumbuh sejak kecil, akhirnya membawa Andira memasuki dunia polisi secara nyata. Andira diterima sebagai anggota Polwan. “Alhamdulillah, cita-cita saya menjadi polisi bisa tercapai,” katanya
Saat ditugaskan pertama kali di Polres Selayar, Andira sempat ragu. Namun tidak ada alasan bagi prajurit untuk menolak tugas. Ia berangkat ke Selayar dan meninggalkan kedua orang tua dan saudaranya yang berada di Jakarta.
Keramaian Kota Selayar, jelas tidak ada apa-apanya dengan Jakarta. Itulah yang pertama kali dirasakan Andira. Namun ia tetap menjalankan tugas dengan pengabdian yang tinggi. Ia harus menunbuhkan cintanya pada tugas, pada korp dan pada Selayar.
Rasa cinta semuanya semakin tumbuh saat dia melihat bahwa laut di Selayar sangat indah. Pantai yang indah, ikan-ikan yang cantik dan juga terumbu karang yang mengagumkan. Semuanya ada di Selayar. Disinilah Andira menikmati semuanya.
Andira yang sejak awal menyukai diving atau menyelam, menjadi semakin tertantang karena dua per tiga wilayah hukum Polres Selayar adalah lautan.
“Polwan dan polki harus bisa menyelam. Karena luas wilayah kita lebih luas di lautnya dari pada daratan,” katanya.
Kegiatan menyelam ini, saat ini digeluti beberapa personil Polres Kepulauan Selayar. Hal itu terlihat pada kegiatan pengibaran bendera merah putih di bawah laut sepanjang 70 meter pada HUT RI ke-70 pada tanggal 17 Agustus 2015 lalu.

“Kami mendapat dukungan dan kepercayaan penuh dari Bapak Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Said Anna Fauza. Apalagi beliau juga sering turun menyelam bersama anggota. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres,” kata Andira.
Bahkan kini banyak anggota Polres Kepulauan Selayar yang sudah terlatih dalam penyelaman dipersiapkan untuk pembuktian penyidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) bawah laut, dalam penanganan kasus illegal fishing.
Sumber: sly-07 || editor: rifqaiza



