
JAKARTA, AKTnews.com – Umat Islam di Indonesia harus bisa membuktikan bahwa Islam sebagai agama yang damai. Terutama pada suasana Idul Fitri, meskipun ada insiden penyerangan rumah ibadah di Papua.
“Saya mengimbau kepada umat Islam agar tetap menjaga keteduhan dan kedamaian di tengah masyarakat,” kata Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay, saat dihubungi per telepon, Senin (20/7/2015).
Umat Islam, lanjutnya, harus membuktikan bahwa Islam adalah agama yang cinta perdamaian.
Saleh meminta umat Islam untuk menghindari tindakan provokatif yang mungkin muncul sebagai reaksi atas insiden Tolikara, Papua.
Penyelesaian insiden tersebut sebaiknya diserahkan kepada aparat keamanan.
“Biarkanlah aparat keamanan yang bertindak. Kita harus percaya bahwa aparat penegak hukum mampu mengusut tuntas kasus ini,” tuturnya.
Saleh menilai tindakan tersebut dapat melukai perasaan umat Islam. Selain itu, tindakan itu juga menodai kredibilitas Indonesia sebagai negara yang sangat toleran dalam konteks hubungan antar umat beragama.
“Saya sangat terkejut mendengar berita itu kemarin. Ini kejadian yang betul-betul di luar nalar sosial kita,” katanya.
Sumber: CR-07 || editor: m.hasyim


