
JAKARTA, 1kata.com – Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat diganti, sesuai Telegram Rahasia (TR) Kapolri Nomor ST/195/VII/2015, tertanggal 30 Juli 2015. Kapolda Papua Irjen Yotje Mende dimutasi sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Markas Mabes Polri dalam rangka pensiun.
Posisi Yotje akan diisi oleh Brigjen Pol Paulus Waterpaw. Paulus saat ini menjabat sebagai Kepala Polda Papua Barat. Jabatan yang akan ditinggalkan Paulus nantinya diisi oleh Brigjen Pol Royke Lumowa.
Jabatan Royke saat ini adalah salah satu Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Daerah Konflik dan Kontigensi di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Suharsono, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (30/7/2015), membenarkan mutasi ini. “Betul, besok sesuai rencana akan ada acara serah terima jabatan mereka di Rupatama, Mabes Polri,” kata Suharsono.
Ketika ditanya apakah mutasi tersebut karena insiden Tolikara, Suharsono tak menanggapi. Yang jelas, mutasi itu telah sesuai penilaian dari pimpinan dan kebutuhan institusi, tidak ada intervensi dari pihak manapun.
Dugaan penggantian Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat ini terkait kasus Tolikara, dibantah Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Budi Waseso. “Nggaklah (tidak terkait kasus Tolikara). Kan karena Pak Yotje sudah mau pensiun jadi ditarik ke Mabes Polri,” kata Budi Waseso.
Budi Waseso pun berharap dengan mutasi tersebut, Yotje yang saat ini tengah mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat lebih fokus dalam menjalani proses seleksi. “Agar tugasnya sebagai Kapolda Papua tidak terganggu dan bisa fokus dalam seleksi capim KPK,” ujarnya.
Sumber: CR-01 || editor: m. hasyim


