
JAKARTA, 1kata.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) mengapresiasi dan akan mendukung UKM yang mampu menembus pasar ekspor.
“Intinya, kalau memang dibutuhkan pembiayaan dari LPDB, kami akan siap support pelaku-pelaku UKM yang berorientasi ekspor,” kata Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).
Salah satu binaan LPDP yang sudah melakukan ekspor adalah perusahaan batik Syukestex.
Perusahaan ini merupakan salah satu pelaku UKM yang bergerak di bidang manufacturing dan trading batik yang berlokasi di Pekalongan, Jawa Tengah.
Syukestex telah menjadi mitra LPDB-KUMKM sejak tahun 2013 dengan mendapat pinjaman dana bergulir sebesar Rp 1 miliar dengan jangka waktu 48 bulan.
Direktur Pemasaran Syukestex Tatu Nurhasanah, mengatakan, pihaknya pengajuan pinjaman dana bergulir ke LPDB-KUMKM karena bunga yang rendah dibandingkan bank atau lembaga keuangan lain.
Syukestex berencana mengajukan permohonan pinjaman kedua untuk meningkatkan lagi hasil produksinya yang saat ini hanya mencapai 8-9 ribu kodi perbulan.
Syukestex memproduksi segala macam batik baik jenis printing maupun non printing, juga menyediakan busana bermotif batik dengan stok yang cukup banyak.
Selama ini batik produksinya 70 persen diekspor di antaranya ke Tanzania, Kenya, Somalia, Senegal, Pantai Gading, Mali, Ethiopia, Djibouti, Dubai, serta Jeddah Arab Saudi.
Sedangkan 30 persen menyasar pasar domestik seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan, Sumatera dan DKI Jakarta.
Sumber: CR-03
Editor: m.hasyim


