Pondok Pesantren Harus Mampu Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

SUKABUMI, 1kata.com – Warga pondok pesantren (ponpes) ditantang mampu menggerakkan ekononi kerakyatan dengan cara membangun usaha baru yang bisa membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Kami ingin mengajak santri untuk menjadi pengusaha,” kata Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengan (Kemenkop dan UKM), Prakoso BS, pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUMKM, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masthuriah, Sukabumi, Jabar, Rabu (30/8/2017).

Ia menambahkan, selama ini santri sudah kuat dalam masalah agama. Karena itu, pihaknya ingin membekali santri dengan ilmu usaha. Sehingga akan melahirkan umat islam yang kuat dalam masalah ekonomi.

“Jika ekonomi mereka kuat, mereka bisa membantu pihak lain. Kan itu juga sebuah ibadah,” katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Prakoso menambahkan, dengan pembekalan ini akan lahir pengusaha-pengusaha baru dengan berbagai jenis usaha.

“Jika ini sudah terbangun, akan kita kelompokkan menjadi sebuah koperasi,” katanya.

Koperasi ini nantinya akan berbeda dibanding dengan koperasi lainnya. Jika selama ini lembaga koperasi lebih dahulu didirikan dan baru dicarikan jenis usahanya, ini akan menjadi hal yang sebaliknya.

“Jadi usaha yang dirintis warga ponpes sudah ada, tinggal membentuk koperasinya. Dan ini akan memudahkan dalam pengembangan usaha, pencarian pasar dan permodalan,” katanya.

Sumber: itte tolly
Editor: m.hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below