Ini Kiat Aman Bertransaksi dari BNI Atasi Kejahatan Digital

JAKARTA, 1kata.com – Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir, mengingatkan adanya potensi kejahatan yang memanfaatkan kelemahan nasabah dalam menjaga data–data pribadi.

Karena itu, untuk menghindari maraknya aksi kejahatan digital seperti fake caller di Hari Lebaran, BNI ikut gencar mengedukasi nasabah untuk menjaga keamanan data pribadi.

“Fake caller merupakan penipuan dengan menggunakan nomor telepon dan akun media sosial palsu,” kata Ronny Venir, saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama secara Virtual dengan kalangan media yang juga dihadiri secara daring oleh Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies serta Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir, di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Ia menambahkan, saat menghubungi korban, pelaku kerap mengaku dari contact center sebuah bank dan meminta data pribadi. Metode demikan masuk ke dalam kategori social engineering. kata Ronny Venir

Perlu diketahui, tambahnya, BNI atau petugas bank tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti PIN ATM, nomor kartu ATM, PIN mobile banking, atau nomor One Time Password (OTP).

Apabila terdapat kondisi yang mencurigakan, terutama dari oknum yang mengatasnamakan BNI Call Center, nasabah diharapkan bersedia mengecek ke layanan BNI Call 1500046 yang siap melayani nasabah selama 24 jam sehari bahkan 7 hari dalam seminggu.

BNI senantiasa menghimbau masyarakat agar menjaga keamanan data digitalnya dan berhati-hati menggunakan VPN dan WiFi gratis karena dapat mengancam keamanan dari data digital Anda.

Sumber: itte tolly
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below