524 Pesawat Layak Terbang

JAKARTA, 1kata.com – Menjelang pelaksanaan mudik lebaran 2019, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti melaksanakan ramp check guna memastikan kesiapan bandara, maskapai penerbangan, beserta stakeholder penerbangan.

Ramp check tersebut dimulai dengan pemeriksaan terhadap kesiapan armada pesawat yang dilakukan secara random.

Dari pengecekan tersebut, dari 542 armada angkutan udara, 92 persen dipastikan dapat digunakan untuk melayani kebutuhan angkutan Lebaran 2019.

Pesawat tersebut milik maskapai Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink, Air Asia Indonesia, Wing Air, NamAir, Trigana Air, TransNusa, Susi Air, Xpress Air.

Selain itu, Polana beserta jajaran juga melakukan inspeksi di Airport Operation Control Center (AOCC) guna memastikan bahwa operation control dari bandara terkait pelayanan di bandara berjalan efektif.

AOCC merupakan fasilitas pengelolaan sistem bandara yang di dalamnya banyak stakeholder terdiri dari PT Angkasa Pura II, maskapai, CIQ, Ground Handling Agent, Pertamina hingga Air Traffic Control.

“Dalam tinjauan yang dilakukan terdapat koordinasi yang baik antar stakeholder di bandar udara seperti penyelenggara bandara, maskapai, AirNav, groundhandling, Bea Cukai. Kolaborasi dan berkoordinasi sangat penting dilakukan, karena jika ada kejadian langsung dapat segera dicarikan solusi melalui Airport Collaboration Decision Making (A-CDM)”, jelas Polana dalam keterangannya, Senin (27/5/2019).

Polana menyebutkan dalam AOCC yang memiliki 2150 CCTV terdapat ruang control terpadu, keamanan, crisis center.

Sumber: CR-04
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below