
JAKARTA, 1kata.com – Bercermin dari kasus kudeta militer di Turki dan beberapa kawasan Timur Tengah lainnya, seperti Mesir, semakin memberi keyakinan kepada rakyat Indonesia jika negara ini bisa menjadi simbol negara demokrasi terbesar ketiga dan bangsa muslim yang demokratis terbesar di dunia.
Aksi percobaan kudeta oleh militer Turki telah menciderai dan menistai makna demokrasi di negara tersebut.
Penegasan ini dikemukakan Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie, dalam keterangan tertulis, Senin (18/7/2016).
Menurut Jimly, selama ini sejarah mencatat bahwa di Indonesia peradaban demokrasi dapat tumbuh secara baik dalam suasana yang cenderung damai.
“Terbukti kan, hanya di dan dari Indonesia, peradaban demokrasi dapat tumbuh sehat dan alamiah sebagai sumber inspirasi bagi dunia, khususnya dunia Islam,” katanya.
Karena itu ICMI mengajak elemen demokrasi yang beradab dimana saja untuk mengutuk keras percobaan kudeta oleh militer Turki terhadap pemerintahan yang sah.
Sumber: CR-08 | editor: m.hasyim


