
JAKARTA, 1kata.com – Kapolri Jenderal Badrotin Haiti menegaskan, dana pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada akhir tahun 2015 ini belum semuanya cair.
Tetapi jajaran kepolisian wilayah dari Polres dan Polda tetap siap melakukan pengamanan. Sedangkan bagi Kapolda dan Kapolres yang tidak siap mengamankan agenda nasional ini, Kapolri mempersilakan mundur dari jabatannya.
“Saya minta semua kapolda dan kapolres mengecek kesiapan pengamanan dan anggaran yang ada,” kata Kapolri Badrotin Haiti di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Kesiapan ini, menurut Kapolri sangat penting bagi pengamanan di tingkat provinsi dan kabupaten. Pihaknya tidak menginginkan adanya permasalahan hanya karena kurang persiapan di tingkat kepolisian wilayah.
“Ini agenda nasional, Polri wajib mengamankan dan mensukseskannya,” kata Badrotin Haiti.
Berdasarkan data, idealnya anggaran pengamanan untuk pelaksanaan pilkada serentak ini sebesar Rp 1,86 triliun dan anggaran minimal Rp 1,18 triliun. Namun anggaran yang terealisasi baru Rp 556 miliar.
Sumber: CR-03 || editor: m.hasyim


