
JAKARTA, 1kata.com – Sekitar 60 polisi dari Polsek Metro Senen, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya dikerahkan untuk menjaga Stasiun Pasar Senen setiap hari selama kegiatan arus mudik.
“Setiap hari akan ada 60-an anggota yang berjaga di berbagai titik di Stasiun Pasar Senen, baik berseragam maupun tidak untuk mengantisipasi tindak kejahatan,” kata AKP Agus Riadi kepada Antara di Jakarta, Sabtu (11/7/2015).
Agus mengatakan pada dasarnya tidak ada titik-titik rawan di Stasiun Pasar Senen. Karena itu, dia mengimbau calon penumpang yang akan mudik menggunakan kereta api dari Stasiun Pasar Senen untuk meningkatkan kewaspadaan di mana pun berada.
Menurut Agus, tindak kejahatan yang mungkin terjadi terhadap pemudik adalah pembiusan dan pencopetan. Karena itu, dia mengimbau pemudik supaya tidak menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal.
“Untuk potensi kerawanan copet, sesuai dengan perintah Kapolda Metro Jaya (Irjen Polisi Tito Karnavian ), kami sudah mengantisipasi dengan menangkap preman-preman yang diduga bisa menimbulkan kejahatan dan ketidakamanan,” tuturnya.
Untuk memberikan rasa aman kepada penumpang di Stasiun Senen, Agus mengatakan pihaknya telah menempatkan sejumlah anggota di titik-titik calon penumpang berkumpul seperti lorong dan ruang tunggu.
“Untuk pengamanan, kami juga dibantu anggota Polisi Khusus Kereta Api atau Polsuska dan anggota Pramuka. Juga ada personel dari garnisun yang diturunkan menjaga Stasiun Pasar Senen,” katanya.
Stasiun Pasar Senen melayani pemberangkatan penumpang tujuan Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur. Kota-kota tujuan kereta api pemberangkatan Stasiun Pasar Senen antara lain Kutoarjo, Yogyakarta, Semarang, Tegal, Purwokerto, Surakarta, Surabaya, Malang dan Kediri.
sumber : CR-02 || editor : m. hasyim


