5 Kali Berturut-turut, Sido Muncul Raih Penghargaan Industri Hijau Kemenperin

JAKARTA, 1kata.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mendapatkan Penghargaan Industri Hijau Level 5 atau level tertinggi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Ini adalah kelima kalinya perusahaan jamu dan farmasi terbesar di Indonesia ini menerima penghargaan industri hijau level tertinggi dari Kemenperin sejak 2017 secara berturut-turut.

Sedangkan pada 2020, ajang penghargaan industri hijau ini sempat ditiadakan akibat memuncaknya pandemi COVID-19.

Baca juga: Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Sido Muncul Komitmen Gunakan EBT

Penerimaan penghargaan ini adalah Plant Manager Sido Muncul, Hadi Hartoyo, di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2022).

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Sido Muncul telah memenuhi Standar Industri Hijau (SIH), yakni pedoman bagi perusahaan industri untuk menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, pun merasa sedang karena sekali lagi, jerih payah seluruh elemen di perusahaannya untuk menjadi perusahaan yang peduli lingkungan diapresiasi.

Baca juga: Masuki Industri Masa Depan, Sido Muncul Luncurkan Produk RTD Alangsari Cool

“Sido Muncul mendapatkan Penghargaan Industri Hijau level tertinggi dari Kementerian Perindustrian. Buat saya ini sangat menggembirakan,” kata Irwan Hidayat, dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).

Ia menambahkan, dengan adanya penghargaan ini perusahaan kami bisa menjadi perusahaan yang berwawasan lingkungan.

“Saya mengucapkan terima kasih, zaman sekarang penting sekali bagi sebuah usaha dibarengi dengan kesuksesannya mengelola lingkungan,” katanya.

Baca juga: Sido Muncul Tegaskan Tolak Angin Tak Mengandung Etilen Glicol dan Dietilen Glicol

Irwan menambahkan, saat ini masyarakat termasuk konsumen setia Sido Muncul sudah semakin kritis menanggapi isu-isu seputar pelestarian lingkungan.

Sebagai perusahaan asli Indonesia, Sido Muncul pun ingin ikut berkontribusi dalam membantu pemerintah mencapai target penurunan emisi karbon.

Komitmen yang dilakukan Sido Muncul adalah pengadaan berbagai fasilitas pendukung guna menerapkan proses produksi yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Dongkrak Laba 2023, Sido Muncul Dorong Pertumbuhan Online Channel

Salah satunya mendorong penggunaan energi terbarukan (EBT) dalam bisnisnya dengan menggandeng pihak PLN sejak dua tahun yang lalu.

Meski dinilai lebih mahal tiga persen dari listrik industri, ia tidak mempermasalahkannya selama dapat berdampak lebih baik terhadap lingkungan.

“Menurut saya masa depan itu adalah masa yang harus memelihara lingkungan. Di Sido Muncul kami menerapkan listrik EBT yang tiga persen lebih mahal, menggunakan limbah produk jamu sebagai bahan bakar, dan tenaga surya. Kami juga hanya menggunakan gas dalam proses produksi sebesar 9-10 persen, yang 90 persen menggunakan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” tegas Irwan.

Sumber: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below