
SURABAYA, 1kata.com – Membantu mencegah penyebaran virus Corona, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk memberikan bantuan 1.500 botol obat tradisional atau herbal kepada Pemprov Jawa Timur (Jatim).
Langkah ini diambil Sido Muncul sebagai dukungan penanganan covid-19 yang saat ini kasusnya cukup besar di Jatim.
Komisaris Utama PT Sido Muncul Jonatha Sofjan Hidajat mengatakan jamu herbal merk JSH itu sudah diteliti selama 5 tahun dan juga sudah disalurkan ke pasien covid-19 di RS Wisma Atlet Jakarta, RS darurat di Semarang dan Salatiga, dengan fungsi meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk warga Jawa Timur dalam meningkatkan imunitas tubuh,” kata Jonatha, Rabu (17/6/2020).
Jonatha mengatakan obat tradisional yang disalurkan sudah terdaftar di BPOM dengan nomer registrasi TR202357121 merk Kapsul JSH, serta pasien yang mengkonsumsi mengalami perkembangan kesembuhan seiring meningkatnya imunitas tubuh.
“Saya senang bisa membantu pasien covid-19 untuk sembuh. Mereka yang sembuh rutin mengkonsumsi Kapsul JSH selama 7-9 hari. Agar lebih efektif, dikonsumsi rutin setiap hari sehingga mempercepat peningkatan daya tahan tubuh. Kini giliran pasien di Jawa Timur, semoga semakin banyak yang sembuh agar pandemi segera berakhir,” katanya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi bantuan berbagai pihak, dan diharapkan bisa membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh para pasien covid-19.
“Terima kasih atas bantuan dan dukungan PT Sido Muncul kepada masyarakat dan pemerintah provinsi Jawa Timur. Adanya dukungan dari berbagai pihak memberi semangat kepada kami untuk terus bekerja keras menanggulangi pandemi ini,” kata Khofifah.
Gubernur Jatim Khofifah menjelaskan, Jatim juga sedang mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perlindungan Obat Tradisional. Raperda ini dibahas karena di tengah pandemi covid-19 obat tradisional atau herbal terbukti memiliki efektivitas membangun imunitas tubuh.
Sumber: itte tolly
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


