
JAKARTA, 1kata.com – Penurunan tanah di wilayah Provinsi DKI Jakarta harus menjadi perhatian serius.
Berdasarkan hasil kajian Bappenas, tanah di pantai Jakarta Utara turun rata-rata 12 cm setiap tahun.
Karena itu, perlu upaya yang serius untuk mengantisipasi dan mengatasi masalah ini agar tidak menimbulkan dampak serius.
“Kalau ke pantai di Jakarta Utara, yang tadinya bangunan normal, kini separuhnya udah air,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, saat melakukan rapat kerja dengan Pansus Pemindahan Ibu Kota DPR di Kompleks Senayan, Kamis (26/9/2019).
Salah satu upaya yang bia dilakukan, lanjut Bambang yakni dengan cara memberhentikan atau mengurangi secara signifikan sumur bor.
Karena itu, kata dia Kalimantan Timur, tepatnya di Penajam Paser Utara menjadi lokasi strategis yang cocok untuk menjadi ibu kota negara baru, menggantikan DKI Jakarta.
Kalimantan Timur dari penuturannya, pemerintah memiliki lokasi yang luas di sana dan dumber air yang cukup dan dekat dengan kegiatan yang fungsional dan tidak jauh dari laut.
Dari sisi jarak, juga terjangkau dan sudah ada dua bandara, ada di Balikpapan dan Samarinda. Demikian juga dengan pelabuhan. Ditambah dengan fasilitas jalan tol Balikpapan-Samarinda juga rencananya bisa beroperasi akhir tahun ini.
Soal kebutuhan air, Bambang mengatakan, air permukaan bisa ditalangi dari waduk di Kalimantan yang sudah ada.
Sumber: CR-06
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


