Pertamina Memasuki Tahap Konstruksi PLTGU 1.760 MW

Pengeboran kilang minyak

JAKARTA, 1kata.com – Pertamina, melalui anak perusahannya PT Pertamina Power Indonesia (PPI) siap memasuki tahap konstruksi pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) 1.760 MW pada Desember 2018.

Pembangunan IPP (Independent Power Plant) Jawa-1 ini menandakan upaya Pertamina dalam mendukung penyediaan energi bersih melalui PPI.

Proyek yang dikenal dengan nama Proyek IPP Jawa-1 ini terintegrasi dengan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) berkapasitas 170.000 m3 yang akan dibangun secara serempak dengan pembangkit listrik, berdasarkan keterangan tertulis dari Pertamina yang diterima di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Proyek yang disebut-sebut sebagai proyek terintegrasi “LNG-to-Power” pertama di Asia ini telah berhasil mendapatkan persetujuan pendanaan dari pemberi pinjaman internasional pada 5 Desember 2018 sehingga dapat segera memulai konstruksi.

“Dalam proyek ini PPI bertindak sebagai pemimpin konsorsium yang beranggotakan beberapa perusahaan Jepang, di antaranya Marubeni Corporation, Sojitz Corporation, dan perusahaan lainnya, dengan membentuk dua project companies yaitu PT Jawa Satu Power (JSP) dan PT Jawa Satu Regas (JSR),” kata Direktur Utama PPI Ginanjar.

JSP dan JSR akan mengeksekusi proyek ini dengan membangun dan mengelola infrastruktur proyek, masing-masing pembangkit listrik dan FSRU. Listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik akan dijual ke PLN selama 25 tahun.

Proses pembangunan pembangkit listrik gas terintegrasi ini akan memasuki masa konstruksi (full-scale) pada bulan Desember 2018 yang ditandai dengan pelaksanaan “ground breaking” pada tanggal 19 Desember 2018

Sumber: antara
Editor: m.hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below