Sido Muncul Bantu Atasi Stunting 170 Anak di Jonggol

JAKARTA, 1kata.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul melalui salah satu produknya yaitu Tolak Angin Anak bersama RS Permata Jonggol memberikan bantuan kepada anak-anak suspek stunting di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/3/2025).

Sido Muncul memberikan bantuan dengan menggandeng Rumah Sakit Permata Jonggol untuk menyalurkan uang tunai senilai Rp 225 juta untuk 170 anak suspek stunting.

Bantuan diserahkan Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, DR. (H.C.), Irwan Hidayat, kepada Direktur Rumah Sakit Permata Jonggol dr. Sri Handayani, MARS, didampingi PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty, S.H., M.H.Kes, MARS.

Irwan mengatakan, masing-masing anak akan mendapatkan Rp 500 ribu selama 5 bulan. Adapun bantuan akan dikirim langsung ke orang tua anak suspek stunting yang berasal dari 14 desa.

Desa-desa iitu adalah Desa Sirnagalih 14 anak, Weninggalih 12 anak, Bendungan 19 anak, Sukagalih 37 anak, Balekambang 15 anak, Cibodas 3 anak, Sukanegara 26 anak, Sukajaya 29 anak, Jonggol 2 anak, Singajaya 6 anak, Singasari 1 anak, Sukamaju 1 anak, Sukamanah 2 anak, dan Sukasirna 3 anak.

“Jadi kami menambah bantuan untuk program pemerintah. Hari ini kami membantu anak-anak stunting yang ada di wilayah Jonggol. Jadi nanti kami kirimkan bantuan langsung ke orang tua anak suspek stunting senilai Rp 500 ribu per bulan. Sebab menurut saya masakan terbaik untuk anak stunting ya masakan ibunya, jadi bisa disesuaikanlah,” jelas Irwan.

Baca juga:

Irwan menambahkan, pihaknya akan melakkan evaluasi. Jika perkembangannya membaik, pihaknya akan memperpanjang bantuannya menjadi lima bulan. Hal ini Ia lakukan demi mendukung peningkatan mutu SDM demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kalau ada perubahan mutu SDM pada 2029, jangan kelamaan,” tambah Irwan.

Dukungan penuh diberikan RS Permata Jonggol sebagai mitra Sido Muncul kali ini. Menurut dr. Sri Handayani, pihaknya sangat senang bisa berpartisipasi mendukung program pemerintah menuju percepatan penanganan stunting bersama Sido Muncul.

“Kami akan berkolaborasi dengan Puskesmas dan para kader di desa-desa untuk memantau kesehatan dari anak-anak tersebut, mulai dari lingkar kepala, tinggi badan, dan berat badan. Kami berharap dapat berkolaborasi lagi di program selanjutnya untuk menebarkan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Sri.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty juga memberikan apresiasi atas kontribusi Sido Muncul. Ia mengungkapkan bahwa peran sektor swasta tidak kalah penting untuk membantu mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas.

Menurutnya, stunting masih menjadi masalah yang cukup krusial, dan harus kita selesaikan dari hulu ke hilir. Ini sangat membutuhkan kolaborasi dari semua pihak, termasuk sektor swasta.

“Jumlah stunting di Jonggol sampai saat ini tercatat 160 anak, tapi Sido Muncul memberikan bantuan kepada 170 anak. Ini luar biasa. Jadi ada 10 anak yang mendekati stunting juga mendapat bantuan. Sido Muncul dan RS Permata Jonggol membuktikan bahwa peran serta pihak swasta penting dalam upaya pencegahan stunting,” kata Fusia.

Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below