Operasi Katarak Gratis di Kabupaten Bandung, Bos Sido Muncul: Penderita Masih Tinggi

JAKARTA, 1kata.com – Direktur PT Industri Jamu Dan Farmaasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyoroti masih tingginya angka penderita katarak di Indonesia.

Menurut Irwan Hidayat, jumlah penderita katarak terus bertambah sekitar satu persen setiap tahun atau sekitar 280 ribu orang, sehingga upaya penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Penderita katarak maasih tinggi. Ini pekerjaan yang tidak akan selesai, karena tiap tahun pasti bertambah. Pemerintah sudah masuk lewat BPJS Kesehatan, kami masuk di sela-sela itu,” kata Irwan, saat mengikuti bakti sosial operasi katarak gratis di Rumah Sakit (RS) Maranatha, Kabupaten Bandung, Senin (2/2/2026).

Pada kegiatan ini, Sido Muncul melalui salah satu produk unggulannya, Tolak Angin, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat dan RS Maranatha, menargetkan sebanyak 200 pasien.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat memberikan bantuan kepada Direktur Utama RS Maranatha, dr. Ferdinan Sutejo, MMR; yang disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, dr. Hj. Yuli Irnawati Mosjasari, M.M. dan perwakilan Departemen Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (DPBK PERDAMI Pusat), dr. Rizal A. Fanany, SpM(K).

Irwan Hidayat mengatakan, kegiatan ini merupakan operasi katarak pertama yang dilaksanakan Sido Muncul pada 2026 dan menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan di Bandung dan sekitarnya.

“Ini operasi katarak yang pertama kali di tahun 2026 dan di Kabupaten Bandung. Beberapa operasi ini diharapkan bisa membantu masyarakat, dengan target 200 orang,” ujar Irwan.

Pemilihan Kabupaten Bandung sebagai lokasi kegiatan, menurut Irwan, didasarkan pada kesiapan pasien serta ketersediaan rumah sakit yang dapat diajak bekerja sama. Ia menegaskan, kolaborasi dengan rumah sakit menjadi faktor utama dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

“Di sini sudah ada laporan pasien yang terkumpul dan ada rumah sakit untuk bekerja sama. Kalau tidak ada rumah sakit, kami juga tidak bisa melaksanakannya,” katanya.

Sejak digelar pada 2011 lalu, program operasi katarak gratis Sido Muncul telah membantu penanganan sebanyak 57 ribu mata di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI).


Pelaksanaan operasi katarak gratis merupakan bagian dari komitmen Sido Muncul untuk membantu mengurangi jumlah angka penderita katarak di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.

Selain operasi katarak gratis, Sido Muncul juga konsisten menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) lainnya, seperti program operasi bibir sumbing gratis hingga memberikan bantuan untuk anak-anak penderita stunting di berbagai wilayah di Indonesia.

Banyak Dukungan

Rumah Sakit Maranatha sebagai mitra Sido Muncul memberikan dukungan penuh pada kegiatan ini. Direktur Utama RS Maranatha, dr. Ferdinan Sutejo, mengungkapkan, kegiatan ini sejalan dengan komitmen rumah sakit yang selalu siap membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

“Rumah Sakit Maranatha sebagai tuan rumah mengucapkan terima kasih kepada Sido Muncul dan pemerintah daerah yang berkomitmen terus membantu masyarakat di Kabupaten Bandung dan sekitarnya,” kata dr. Ferdinan Sutejo.

Ia menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan ruang operasi dan poli khusus untuk pasien yang akan kontrol. Kami juga siapkan 10 dokter spesialis mata serta 2 dokter yang akan standby di rumah sakit untuk merespons apabila ada permasalahan pascaoperasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Yuli Irnawati, mengapresiasi kontribusi Sido Muncul, RS Maranatha, PERDAMI, dan Selaras Foundation dalam membantu menurunkan angka kesakitan mata di wilayahnya.

Menurutnya, program operasi katarak massal ini mampu mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama dalam mempersingkat waktu tunggu operasi yang selama ini terkendala keterbatasan dokter spesialis dan waktu operasi.

Sementara itu, salah seorang peserta bakti sosial operasi katarak gratis di RS Maranatha, Samdi (59) menyampaikan rasa bahagia bisa ikut program operasi katarak gratis Sido Muncul.

“Saya dapat informasi operasi gratis dari grup RW, saya daftar dan alhamdulillah dapat,” kata Samdi, warga Kabupaten Bandung yang sudah menderita katarak sejak enam bulan lalu.

Ia manyampaikan ucapan terima kasih kepada Sido Muncul dan seluruh jajaran rumah sakit. “Saya bersyukur sekali dapat operasi gratis ini. Sebelumnya penglihatan saya seperti ada kabut, sekarang sudah lebih jelas. Alhamdulillah prosesnya lancar dan cepat hanya 15 menit,” ungkap Samdi.

Penuli: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below