Alami Penurunan, Rasio Peredaran Uang Palsu Tahun Ini Dua PPM

JAKARTA, 1kata.com – Bank Indonesia (BI) menegaskan, rasio peredaran uang rupiah palsu di Indonesia pada tahun ini sebesar dua dari setiap satu juta lembar uang yang beredar (piece per million/PPM) atau mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebesar lima PPM.

“Pada 2024 ini, rasionya dua PPM. Artinya hanya dua lembar uang palsu dari setiap satu juta lembar uang yang diedarkan,” jelas Asisten Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Fenty Tirtasari Ekarina, dalam seminar daring bertema “Memaknai Rupiah di Momen Hari Kemerdekaan” di laman YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Penurunan rasio ini, lanjutnya, antara lain karena peningkatan unsur pengaman pada uang dan koordinasi aktif antara BI dengan Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Rupiah Palsu (Botasupal).

Selain itu, tambahnya, BI juga secara aktif melakukan sosialisasi terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah melalui kampanye “Cinta Bangga Paham Rupiah” (CBP Rupiah) guna menekan rasio peredarannya.

Kasus Uang Palsu Rp22 Miliar

Fenty Tirtasari Ekarina menambahkan, kasus peredaran uang palsu di Indonesia termasuk di Jakarta menjadi perhatian BI. Karena apabila angka peredaran yang palsu itu tinggi, maka bisa mengancam stabilitas perekonomian negara.

Di Jakarta, pada Juni lalu Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka di kawasan Kembangan, karena memproduksi uang palsu Rp22 miliar.

Uang palsu yang dicetak di sebuah kantor akuntan itu belum sempat diedarkan ke masyarakat.

BI terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar selalu waspada terhadap uang palsu termasuk menerapkan 3D (dilihat, diraba, diterawang) sebagai langkah awal mendeteksi uang yang diterima asli atau tidak.

Fenty lalu mengimbau masyarakat apabila menemukan uang yang diragukan keasliannya agar tidak menggunakan atau membelanjakannya.

Sebaliknya, bawalah uang itu ke Bank Indonesia, kantor perwakilan BI setempat atau ke bank lainnya karena bank juga menerima laporan uang yang diragukan keasliannya.

Penulis: CR-17
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below