
JAKARTA, 1kata.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menggaet pasar internasional lewat iklan wisata Nusantara yang ditayangkan di kanal-kanal YouTube di luar negeri.
Menurut Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, yang didampingi Wakil Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, saat launching video musik dan sarasehan Iklan Pariwisata Melalui Musik, di Jakarta, Jumat (8/12/2023), kalau orang luar luar negeri melihat iklan wisata ini dan tertarik datang ke Indonesia, secara langsung mereka telah melihat produk Sido Muncul.
“Untuk tahap pertama, kami buat iklan Tolak Angin dengan kemasan tayangan video-video pariwisata yang ada di Sumba Timur dengan iringan musik Stand By Me,” kata Irwan Hidayat.
Ia menambahkan, iklan yang dikemas melalui lagu Stand by Me ini dibawakan oleh para penyanyi bersuara emas yaitu Aurelie Moeremans, Sarah Fajira dan Ahmad Abdul serta Veronica Tan yang memainkan alat musik Selo.
Pengambilan gambar dilakukan di Sumba Timur dengan menampilkan berbagai keindahan lokasi wisata yang ada di sana mulai dari Pantai Laipori, Air Terjun Weekacura, Bukit Ndapayami dan Kampung Adat Ratenggoro.
“Selain menampilkan lokasi wisata yang indah juga kita tayangkan proses pembuatan kain tenun khas Sumba Timur,” tambahnya.
Ke depan, lanjut Irwan, Sido Muncul juga sedang mempersiapkan iklan serupa tapi dari daerah lain.
“Iklan ke depan konsepnya hampir sama, kita perlihatkan keindahan pariwisata Indonesia dengan iringan musik Indonesia yang kita terjemahkan dengan bahasa negara tujuan,” kata Irwan.
Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Anisyah S.Si, Apt. MP, yang hadir dalam acara ini mengungkapkan, pihaknya mendukung upaya Sido Muncul dalam mengembangkan pasar manca negara dan menggaet konsumen internasional.
Menurutnya, Sido Muncul telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang disyaratkan BPOM RI dalam memproduksi jamu dan farmasi. “Kita tentu mendukung upaya ini, tentunya Sido Muncul juga harus bisa memenuhi aturan tentang peredaran dan pemasaran produk farmasi di negara tujuan. Karena setiap negara memiliki aturan masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M. Neil El Hilman, menambahkan, iklan musik dan wisata Nusantara yang dibuat Sido Muncul merupakan langkah maju yang sangat baik.
Ia menambahkan, iklan ini bukan hanya menunjukkan satu sisi pariwisata saja, tetapi juga fashion dan industri lain yang terkait. “Ini langkah yang bagus, tentu kami sangat mendukungnya,” katanya.
Penulis: ithe
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


