Komisaris BUMN Diisi Relawan Hingga Asisten Artis, Ini Kata Ketua DPR

JAKARTA, 1kata.com – Berita pemilihan komisaris anak usaha BUMN saat ini banyak mendapat sorotan di media sosial (medsos), bahkan sudah viral.

Nitizen menilai, banyak penunjukan komisaris yang tidak sesuai dengan latar belakang keilmuan dan sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), juga balas budi politik.

Berikut ini dua nama Komisaris BUMN yang menjadi sorotan di dunia maya:

1. Ginka Febriyanti Ginting
Ginka yang baru berusia 28 tahun diangkat menjadi Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare) anak usaha Pertamina pada Kamis (25/6/2026). Ia memiliki latar belakang sebagai Ketua Nasional Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia yang juga dikaitkan dengan relawan pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca juga:

2. Mufli Ananda
Mufli diketahui memiliki latar belakang sebagai asisten pribadi dari artis dan juga staf ahli Presiden, yaitu Raffi Ahmad. Mufli diangkat sebagai Komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan Posco (Korea).

Menyikapi poleemik di tengah masyarakat ini, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memilih enggan mengomentari soal kontroversi tersebut.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani mendorong agar penetapan pejabat di lingkup BUMN diambil dari figur-figur profesional yang kompeten di bidangnya.

“DPR mendorong untuk bisa nantinya ditetapkan orang-orang yang profesional dan kompeten ke depannya,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026)

Penulis: CR-01
Editor: M. Hasyim
Foto: Istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below