Kemenkes: Jabar dan Bekasi Ajukan PSBB

JAKARTA, 1kata.com – Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi telah mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Sesuai peraturan, penerapan PSBB harus melalui persetujuan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Bekasi mengusulkan, Jabar juga mengusulkan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi , Selasa (7/4/2020).

Oscar menambahkan, pihaknya mesti mengkaji kembali syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Jawa Barat dan Bekasi maupun wilayah lain jika ingin menerapkan PSBB untuk mencegah penyebaran virus corona.

Nantinya, kata Oscar, pelaksanaan PSBB akan langsung berlaku usai disetujui oleh Terawan. Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB, menkes memberi persetujuan dan pelaksanaan dilakukan oleh daerah.

“Ya pasti dalam permenkes itu, persetujuan oleh menkes itu ditetapkan, dilaksanakan oleh daerah,” ujarnya.

Sementara Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi belum merespons saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait pengajuan penerapan PSBB tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan mengajukan PSBB kepada pemerintah pusat berdasarkan data persebaran virus corona yang diterima dari daerah, baik kabupaten atau kota.

“Jabar akan ambil keputusan berdasarkan data, termasuk PSBB itu akan kita ‘exercise’ berdasarkan data yang kita terima (dari daerah),” kata pria yang akrab disapa Emil itu.

Sementara Wakil Wali Kota Bekasi Tri Arhianto menyatakan belum berencana mengajukan PSBB untuk wilayahnya. Namun pihaknya telah mengimbau warga untuk tidak beraktivitas usai pukul 21.00 WIB sebagai upaya pencegahan penularan corona.

Sumber: CR-04
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below