
JAKARTA, 1kata.com – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) telah memeriksa sebanyak 18.575 ekor hewan kurban.
Menurut Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini, di Jakarta, Jumat (22/5/2026), pemeriksaan dilakukan di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan dengan mengerahkan puluhan petugas di setiap satuan pelaksananya.
Pemeriksaan hewan kurban itu, lanjutnya, dilakukan untuk menjamin kesehatan serta kualitas dan kelayakan hewan kurban yang akan disembelih.
Baca juga:
- 1.767 Hewan Penular Rabies Divaksin KPKP Jaksel
- Kapolda Metro Jaya Jadi Bintang Tiga, Layanan Masyarakat Harus Lebih Baik
Pemeriksaan itu meliputi kelayakan syarat syariat dan kesehatan fisik guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit menular atau zoonosis serta menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen resmi yang menyatakan hewan tersebut berasal dari daerah bebas penyakit dan layak diperjualbelikan.
“Kami periksa Sertifikat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan sertifikat veterinernya,” ujar Irawati.
Baca juga:
- Miliki Narkoba Cair, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim
- Film ‘Tumbal Proyek’, Ungkap Ritual Misterius di Balik Pembangunan Besar
Dia menyebutkan sebanyak 18.575 ekor hewan kurban yang telah diperiksa itu berasal dari 201 tempat penampungan hewan kurban, dengan rincian 6.455 ekor sapi, 10.219 ekor kambing, 1.824 ekor domba dan 77 ekor kerbau.
Dalam pemeriksaan itu, pihaknya menemukan enam ekor hewan kurban sakit pada bagian kaki, paha dan lato-lato atau yang biasa dikenal sebagai Lumpy Skin Disease (LSD).
“Kami terus melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan hingga mendekati Idul Adha,” kata Irawati.
Penulis: CR-13
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa


