Dalam 12 Jam, Gunung Merapi Alami Gempa Ratusan Kali

YOGYAKARTA, 1kata.com – Selama 12 jam dari hari Minggu (8/11/2020) pukul 18.00 hingga Senin (9/11/2020) pukul 06.00 WIB, terjadi ratusan kali gempa di Kawasan puncak Gunung Merapi.

BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta dalam rilisnya menyebutkan, gempa yang terjadi adalah guguran sebanyak 19 kali, hembusan 35 kali, low frequency 3 kali, hybrid 195 kali, vulkanik dangkal 17 kali dan tektonik jauh 1 kali.

Sementara cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 13.8-21.5 °C, kelembaban udara 59-87 %, dan tekanan udara 627.9-689.4 mmHg.

Berkaitan dengan meningkatnya status Gunung Merapi dari Waspada ke Siaga, BPPTKG mnyebutkan, daerah bahaya meliputi Kabupaten Sleman di Kapanewon Cangkringan ada di Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah meliputi Kabupaten Magelang (Kecamatan Dukun yang meliputi Desa Ngargomulyo — Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar, Desa Krinjing — Dusun Trayem, Pugeran, Trono dan Desa Paten — Babadan 1, Babadan 2)
Kabupaten Boyolali meliputi Kecamatan Selo di Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi).

Kabupaten Klaten. Kec. Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang).
BPPTKG juga merekomendasikan penambangan di alur sungai yang berhulu di puncak Gunung Merapi untuk dihentikan.

“Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III G. Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak G. Merapi,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Arif Cahyo Purnomo.

Sumber: CR-05
Editor: m.hasyim
Foto: 1kata.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below