Catatan Sementara Mabes Polri: 292 Kecelakaan Tewaskan 8 Pemudik Lebaran 2026

JAKARTA, 1kata.com – Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berlangsung, Mabes Polri mencatat sebanyak 292 kecelakaan, yang menewaskan 8 orang, 60 luka berat, 489 luka ringan, dengan kerugian materiil lebih Rp206 juta.

Menurut Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala, dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (22/3/2026), hingga 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” kata Marupa Sagala.

Marupa menekankan pentingnya peran pengelola tempat wisata dalam menjaga keselamatan para pengunjung. Lebih lanjut, Marupa mengajak masyarakat mengatur waktu perjalanan arus balik guna menghindari kepadatan.

“Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat diimbau memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar perjalanan arus balik dilakukan bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” ucapnya.

Ia menyampaikan, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif tol. “Manfaatkan juga kebijakan diskon tarif tol pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” ujarnya.

Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026. Masyarakat pun diminta merencanakan perjalanan dengan baik untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Sebelumnya, Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. mengatakan, kebijakan tersebut akan diberlakukan berdasarkan hasil traffic counting di Gate Tol Kalikangkung.

“Pada tanggal 24 Maret 2026, prediksi arus balik kami berlakukan one way. Ini berdasarkan data traffic counting di Gate Tol Kalikangkung,” kata Agus Suryonugroho dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.

Ia menjelaskan, jika terjadi peningkatan volume kendaraan, penerapan one way akan dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan dimulai dari KM 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.

Penulis: CR-01
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below